Connect with us

Pemerintahan

Dispangtan Kota Malang Godok Gagasan Mlijo Online

Diterbitkan

,

Dispangtan Kota Malang Godok Ide Mlijo Online
Pengasuh ponpes Bahrul Maghfiroh Prof M Bisri dan Kadispangtan Kota Malang Ade Herawanto MoU soal urban farming pondok. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dispangtan Kota Malang sedang menggodok ide mlijo online. Yakni, upaya mendorong urban farming. Khususnya sektor digital marketing produk hasil-hasil pertanian.

Kepala Dispangtan Kota Malang, Ade Herawanto membenarkan. Dia ingin mlijo online menjadi terobosan pertanian Kota Malang.

“Dispangtan siap menghadiahi yang bisa mematangkan gagasan Mlijo Online. Fokusnya marketing produk-produk urban farming. Terutama aspek marketing dan distribusi dengan teknologi,” ujar Ade, Minggu (14/2).

Baca Juga : Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan.

Menurut Ade, mlijo online harus menjadi market place. Semacam Shopee, Lazada, Tokopedia, Blibli dan Bukalapak.

“Kemudian menjadi program kerja riil dan aplikatif. Kerjasamanya bersama ibu-ibu PKK, Persit, maupun Bhayangkari. Serta, pondok-pondok pesantren Kota Malang,” tandas Sam Ade d’Kross, sapaannya.

Menurutnya, mlijo online ini wujud kerja berbasis pentahelix. Ide utamanya adalah urban farming.

Dengan lahan terbatas, Kota Malang memang harus mengadopsi urban farming. Sehingga, mlijo online akan mendukung pertanian hidroponik pada hortikultura.

Atau, menanam padi di polybag dengan media non tanah. Serta, digital marketing produk-produk hasil pertanian.

Kadispangtan Kota Malang Ade Herawanto saat meninjau pertanian perkotaan.

Sebagai Kepala Dispangtan Kota Malang, Ade sudah mulai bergerak. Dia menemui Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS.

Nuhfil pernah menjabat Ketua Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Jatim. Nuhfil juga Ketua Komisi Penyuluhan Pertanian Jawa Timur. Secara teknis, reputasi maupun konsep, Nuhfil sudah ahli.

“Kami hanya silahturahmi. Nantinya akan ada kerjasama. Ini menindaklanjuti MoU Walikota dengan Rektor,” ungkap Kepala Dispangtan Kota Malang.

Kerjasama ini mencari solusi tepat urban farming Kota Malang. Sekaligus, membangun rangka kerja mlijo online.

Ade juga mendatangi pengasuh Ponpes Bahrul Maghfiroh. Yaitu Prof Dr Ir M Bisri MS.

Ade membahas banyak hal. Khususnya urban farming ponpes. Juga, penyediaan daging halal melalui pelatihan juru sembelih halal.

Seluruh langkahnya, adalah untuk menyukseskan mlijo online. Serta, mengupayakan pelaksanaan urban farming yang masif dan berkelanjutan.(carep-04/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Operasi Yustisi Mergosono Kedungkandang Jaring 14 Pelanggar

Diterbitkan

,

Operasi Yustisi Mergosono Kedungkandang Jaring 14 Pelanggar
Operasi yustisi Mergosono Kedungkandang Kota Malang saat menjaring pelanggar. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM –Sebanyak 14 orang terjaring operasi yustisi di Mergosono Kedungkandang. Sabtu (27/2), belasan orang itu kedapatan tak bermasker.

Ada juga yang tidak menggunakan helm saat berkendara.  Mereka terjaring di depan SDN Mergosono Jalan Kolonel Sugiono.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Mergosono pun menggiring pelanggar. Mereka juga memberi teguran dan sanksi kepada pelanggar.

Kabar Lainnya : PPKM Mikro, Operasi Yustisi Kota Malang Blusukan Ke Kampung Celaket.

Selain itu, aparat memberikan masker secara gratis. Dengan imbauan, masyarakat jangan pernah keluar rumah tanpa masker.

Operasi yustisi Mergosono terdiri dari aparat gabungan TNI-Polri. Serta, anggota kecamatan dan kelurahan setempat.

Kabar Lainnya : Razia Madyopuro, Operasi Yustisi Tegur Warga Tak Bermasker.

Kanit Lantas Polsek Kedungkandang, Iptu Sutadi membenarkan. Dia menyebut operasi yustisi Mergosono menyasar warga tak bermasker.

Targetnya, operasi yustisi bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat. Sehingga, masyarakat terlindungi dari penyebaran covid-19.

Kabar Lainnya : Forpimcam Sukun Kota Malang Gelar Operasi Yustisi.

“Kami juga harus melaksanakan operasi dengan tanggung jawab. Supaya, protokol kesehatan terlaksana di tengah masyarakat Kedungkandang,” ujar Sutadi.

Dia pun berharap operasi yustisi ini bisa efektif. Karena, tren masyarakat Kota Malang sendiri terus membaik.

Kabar Lainnya : Operasi Yustisi Lowokwaru, 12 Pelanggar Terjaring.

“Harapannya bisa memutus rantai penyebaran covid-19 di Kota Malang. Khususnya masyarakat Kecamatan Kedungkandang,” tambahnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Vaksinasi Tahap Kedua Kabupaten Malang Target 20.300 Orang

Diterbitkan

,

Vaksinasi Tahap Kedua Kabupaten Malang Target 20.300 Orang
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Vaksinasi covid-19 tahap kedua Kabupaten Malang sudah mulai. Sejak Kamis (26/2), Pemkab melaksanakan suntik vaksin.

Dengan sasaran, tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksinasi. Kemudian, TNI, Polri, guru dan wartawan di Kabupaten Malang.

obyek penyuntikannya adalah 20.300 orang. Sehingga, Pemkab Malang mempersiapkan 4.060 vial.

Kabar Lainnya : Vaksinasi Tahap 2 Kota Malang, Suntik 9873 Guru TK Sampai SMP.

“4.060 vial itu untuk 40.600 suntik vaksin. Kalau dua kali suntikan berarti ada 20.300 orang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, Sabtu (27/2).

Kabar Lainnya : Bupati Malang Sanusi Minta Penerima Vaksin Tidak Tiru Raffi Ahmad.

Saat ini Pemkab Malang masih pendataan vaksinasi tahap kedua. Hasilnya, nakes yang belum vaksin 3.000.

Selanjutnya TNI ada kurang lebih 1300. Setelah itu Polri 1.300 juga.

“Kemudian guru. Prioritas pertama adalah empat itu. Wartawan juga di dalamnya,” jelasnya.

Kabar Lainnya : Jajaran Polres Malang Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19.

Suntik vaksin itu terjadwal mulai Kamis (25/2). Pemprov mendistribusikannya ke Pemkab pada Rabu (24/2).

“Kamis baru vaksinasi tahap kedua. Nakes sampai tiga hari, Kamis, Jumat, Sabtu. Kemudian Senin (1/3) mulai TNI Polri, selanjutnya guru,” terangnya.

Kabar Lainnya : Vaksinasi Guru Tuntas, Kota Malang Siapkan Sekolah Tatap Muka Juli.

Sedangkan, jenis suntik vaksin adalah buatan Sinovac Biotech. Sehingga kemasannya berbeda dengan kemasan yang pertama. Kemasannya sekarang satu vial untuk sepuluh suntikan.

“Sementara, tahap II ini, vaksin Sinovac Bio Farma. Cuma beda kemasan,” pungkasnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Usai Pelantikan, Bupati Malang Fokus Pemulihan Ekonomi

Diterbitkan

,

Usai Pelantikan, Bupati Malang Fokus Pemulihan Ekonomi
Bupati dan Wakil Bupati Malang, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto saat foto bersama sejumlah kader PDIP Kabupaten Malang usai dilantik. (Foto: Imron Haqiqi)

KABARMALANG.COM –  Usai pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati Malang, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto mengaku akan tancap gas untuk memulihkan ekonomi masyarakat Kabupaten Malang.

Caranya, menurut HM Sanusi yakni dengan mendatangkan investasi dari luar Kabupaten Malang. Ia meyakini dengan adanya investasi, perekonomian Kabupaten Malang mampu bergerak cepat.

“Tanpa itu kita tidak akan bisa menggerakkan ekonomi secara signifikan,” ungkapnya di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Jum’at (26/2).

Untuk memudahkan masuknya investor, Pemkab Malang sebentar lagi bakal melaunching Mal Pelayanan Publik.

“Dengan adanya Mal Pelayanan Publik itu, pengurusam ijin akan semakin mudah, gratis, dan selesai dalam sehari,” tuturnya.

“Untuk melaunching Mal Pelayanan Publik itu kita (Pemkab Malang) tinggal menunggu rekomendasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB),” tutur Sanusi.

Lebih lanjut, infrastruktur akses transportasi juga akan tetwujud dalam waktu dekat. Seperti tol Malang-Kepanjen hingga tembus Blitar, serta akses jalan menuju kawasan wisata pantai selatan.

“Sebentar lagi, jembatan Srigonco, Kecamatan Bantur akan segera rampung. Paska itu akses jalan dari Gondanglegi menuju Jalur Lintas Selatan akan menjadi jalan nasional,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengaku akan selalu mendukung semua kebijakan Bupati Malang.

“Yang pasti pemulihan ekonomi dan infrastruktur di Kabupaten Malang pastinya akan kita dukung penuh,” katanya.

“Sementara evaluasi yang perlu pembenahan nanti perlu kita bicarakan lagi,” tutup Didik.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com