Connect with us

Peristiwa

Pasutri Hilang di Ngantang Setelah Gubuk Berteduh Terseret Arus

Published

on

IMG 20210204 WA0123
Tim SAR gabungan di lokasi pasutri hilang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pasutri, Kamid, 52, dan Suniyah, 53, warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang terseret di arus sungai Kali Konto, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Rabu (3/2) kemarin.

Kala itu, keduanya sedang berteduh di gubuk yang berada di tepi sungai Kali Konto. Situasi hujan sangat lebat.

Beberapa waktu kemudian debit air meningkat. Sehingga gubuk terseret air bersama dengan kedua orang tersebut.

Tim gabungan pun bergerak mencari pasutri.

“Kami sudah mencari di sepanjang sungai Kali Konto. Terakhir di Waduk Selorejo, Kecamatan Ngantang karena di sini banyak tumpukan sampah. Tapi korban tidak ketemu,” ungkap Ketua Malang Selatan Resque, Muhammad Amin, Kamis (4/2).

Amin menyebut tim gabungan yang turut dalam pencarian tersebut diantaranya, Basarnas, Malang Selatan Rescue, SAR MTA, Rapi Kabupaten Malang, dan Ngantang Rafting.

“Tadi ada info penemuan mayat. Tapi mungkin itu miskomunikasi. Setelah kami cek ternyata bukan salah satu korban dari pasutri yang sebelumnya hilang,” tutur Amin.

Apakah temuan mayat itu juga korban lain dari peristiwa seperti Kamid dan Suniyah? Amin mengaku masih belum tahu.

“Saat ini, karena kedua korban ini tidak ketemu juga, akhirnya pencarian terpaksa berhenti,” tutur Amin.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler