Peristiwa
Pasutri Hilang di Ngantang Setelah Gubuk Berteduh Terseret Arus

KABARMALANG.COM – Pasutri, Kamid, 52, dan Suniyah, 53, warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang terseret di arus sungai Kali Konto, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Rabu (3/2) kemarin.
Kala itu, keduanya sedang berteduh di gubuk yang berada di tepi sungai Kali Konto. Situasi hujan sangat lebat.
Beberapa waktu kemudian debit air meningkat. Sehingga gubuk terseret air bersama dengan kedua orang tersebut.
Tim gabungan pun bergerak mencari pasutri.
“Kami sudah mencari di sepanjang sungai Kali Konto. Terakhir di Waduk Selorejo, Kecamatan Ngantang karena di sini banyak tumpukan sampah. Tapi korban tidak ketemu,” ungkap Ketua Malang Selatan Resque, Muhammad Amin, Kamis (4/2).
Amin menyebut tim gabungan yang turut dalam pencarian tersebut diantaranya, Basarnas, Malang Selatan Rescue, SAR MTA, Rapi Kabupaten Malang, dan Ngantang Rafting.
“Tadi ada info penemuan mayat. Tapi mungkin itu miskomunikasi. Setelah kami cek ternyata bukan salah satu korban dari pasutri yang sebelumnya hilang,” tutur Amin.
Apakah temuan mayat itu juga korban lain dari peristiwa seperti Kamid dan Suniyah? Amin mengaku masih belum tahu.
“Saat ini, karena kedua korban ini tidak ketemu juga, akhirnya pencarian terpaksa berhenti,” tutur Amin.(im/yds)
Peristiwa14 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa12 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa8 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Olahraga3 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Pemerintahan7 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Serba Serbi16 jam agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266























