Connect with us

Peristiwa

BMKG Tanggapi Suara Dentuman Misterius di Malang

Diterbitkan

,

BMKG Tanggapi Suara Dentuman Misterius di Malang
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Mamuri. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Mamuri menanggapi dentuman misterius. Dia mengatakan belum bisa menyimpulkan terkait suara itu.

“Kami belum bisa menyimpulkan suaranya berasal dari mana. Kami masih mencari tahu sumber pastinya. Mengingat, rekaman sensor kami tidak ada anomali,” ujarnya, Rabu (3/2).

Baca Juga : Dentuman Misterius Di Malang Gegerkan Warga Semalaman.

Tetapi, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang memiliki satu dugaan. Dia menduga suara itu berasal dari aktivitas Raung.

Yakni, gunung di kawasan Banyuwangi, Jember, Bondowoso. Bersamaan dengan dentuman misterius, gunung ini mengalami erupsi.

“Bisa saja dari sana. Karena pada malam hari keadaan hening. Tetapi, perlu konfirmasi ke bagian pos pemantau gunung raung,” pungkas Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang.

Sebelumnya, masyarakat Malang terkejut dengan bunyi dentuman misterius. Suara juga sudah terdengar sejak Selasa malam.

Sampai Rabu (3/2) subuh, warga masih mendengar dentuman misterius.

Baca Juga : Dentuman Suara di Malang, Warga : Saya Kira Paku Bumi.

Warga Gondanglegi, Kabupaten Malang, Dhimas Fikri juga mendengar. Dia mendengar dentuman misterius itu sekitar pukul 00.30.

Sementara, dentuman misterius berakhir sekitar 03.00 WIB.

“Pukul 00.30 itu awalnya suara dentuman kecil. Kemudian berlanjut beberapa kali. Puncaknya suara dentuman keras sekitar pukul 02.00,” ungkapnya, Rabu (3/1) pagi.

Menurut penyayang kucing itu, suara dentuman misterius sempat mengecil. Yakni sekitar pukul 03.00 WIB.

Dhimas sempat menduga suara itu berasal dari letusan Semeru. “Ya, awalnya saya kira suara letusan Gunung Semeru,” ujarnya.(im/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Dua Orang Luka Bakar Akibat Pom Mini Meleduk Di Tajinan Malang

Diterbitkan

,

Dua Orang Luka Bakar Akibat Pom Mini Meleduk Di Tajinan Malang
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api pom mini Tajinan. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dua orang mengalami luka bakar di Tajinan, Kabupaten Malang. Pasalnya, pom mini di Desa Jatisari, Tajinan, meleduk.

Dua orang luka bakar bernama Fajar, 25 dan Dianto, 45. Akibatnya, keduanya harus menjalani perawatan di klinik setempat.

Pom mini meleduk di Tajinan terjadi Rabu (3/3). Sementara, gudang pom mini yang terbakar milik Dimyati, 46. Dia warga Desa Mulyojati Jatisari, Tajinan.

Pom mininya kebakaran pada pukul 07.30 WIB.

Kabar Lainnya : Bakar Sampah Sembarangan, Lahan Tebu Nyaris Ludes.

“Pas kita datang, korban sudah ke klinik terdekat. Karena luka bakar harus penanganan secepat mungkin,” kata Kepala Bidang PPK Kabupaten Malang, Goly Karyanto.

Fajar mengalami luka kaki kanan, kiri dan lengan kiri. Sedangkan Dianto luka kaki kanan dan kiri sampai atas lutut.

Dugaannya, kebakaran bersumber dari tenaga listrik statis. Gudang pom mini itu memanfaatkan energi tersebut.

Sehingga BBM mudah menguap. Akibatnya, bahan bakar tersulut dan kebakaran.

“Dugaan sumber kebakaran adalah listrik statis. Tenaga listriknya memicu penguapan. Maka akan cepat tersambar. Sehingga terjadi kebakaran cepat kilat,” tuturnya.

Goly menuturkan, pemadam baru berhasil menjinakkan kebakaran pukul 08.25 WIB. Karena, dia mengakui petugasnya datang sedikit terlambat. Akibat informasi yang masuk juga terlambat.

“Ketika kami datang, kebakaran sudah besar. Sebab pelapor juga terlambat. Telepon ketika keadaan sudah besar apinya. Setidaknya kita butuh waktu 15 menit untuk ke sana,” imbuh Goly.

Kerugian materil akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 25 juta.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Densus 88 Sita Panah Dan Samurai Dari Terduga Teroris Di Pakis Malang

Diterbitkan

,

Densus 88 Sita Panah Dan Samurai Dari Terduga Teroris Di Pakis Malang
Istri dari terduga teroris saat menjawab pertanyaan wartawan terkait penangkapan suaminya.

 

KABARMALANG.COM – Densus 88 menyita panah dan samurai dari terduga teroris BS. Yakni, pria yang tertangkap di Desa Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang.

Sehari-harinya, BS memang gemar memanah. Istrinya berinisial A, membenarkan. Saat menemui pewarta, Selasa (2/3), istri BS mengaku bingung.

Karena, tiba-tiba Densus 88 datang menggeledah rumahnya. Densus juga membawa suaminya beserta barang-barang miliknya.

Kabar Lainnya : Modus Gusur Lapak, ‘ASN’ Gendam Handphone Penjual Buah.

“Saya tidak tahu betul permasalahannya apa. Suami saya juga tidak pernah cerita dengan saya,” ungkapnya.

Dia juga bingung kenapa mata pencaharian suaminya menjadi persoalan. Karena, menurutnya, suaminya memang perajin panah.

“Alat membuat kerajinan perlengkapan peralatan panah,” tuturnya saat menjelaskan barang sitaan Densus 88 dari rumahnya.

Kabar Lainnya : Janjikan Samurai, Warga Pujon Kuras Korban hingga 18 Miliar.

Densus membawa sejumlah barang bukti. Yakni 8 buah busur panah. Kemudian, 1 stel pakaian tactical.

Selanjutnya 1 lembar cek bank Danamon senilai 2,7 miliar rupiah. Setelah itu 1 buah handy talky.

Ada juga 3 buah pisau lipat. 1 buah borgol. 3 buah sarung anak panah. 5 buah pisau lempar. Satu buah samurai, dan 41 buah buku jihad.

Kabar Lainnya : Edarkan Obat Tanpa Izin, Dua Warga Gondanglegi Diamankan.

BS tidak hanya menjadi perajin peralatan panah. Menurut A, BS juga punya hobi memanah.

Di depan rumah kita ada lahan. Suami saya kerap olahraga panah,” tuturnya.

Sementara itu, Kabarmalang.com mendapatkan informasi dari narasumber terpercaya. Selain menangkap BS, Densus 88 juga menangkap terduga teroris lain.

Kabar Lainnya : KPK Sita Berbagai Dokumen Dari Pemkot Batu, Ini Respon MCW.

Tetapi, lokasinya ada di Kota Malang, Selasa (2/3) kemarin. Terduga teroris tertangkap di Sukun berinisial HS.

Meski demikian, polisi belum memberi keterangan terkait ini. Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Gatot Repli Handoko memberi komentar normatif.

“Lokasi yang di info (Densus 88 Antiteror) ada di tiga tempat. Yaitu di Surabaya, tepatnya di Kenjeran. Moro Krembangan, itu masuk wilayah Perak. Kemudian ada di Malang dan Bojonegoro,” kata Gatot lansiran detikcom, Selasa (2/3).(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Hujan Deras Guyur Kabupaten Malang, 3 Desa Panen Bencana

Diterbitkan

,

Hujan Deras Guyur Kabupaten Malang, 3 Desa Panen Bencana
Tim BPBD Kabupaten Malang saat mengevakuasi pohon tumbang di Desa Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Selasa (3/3). (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Hujan deras dan angin kencang guyur Kabupaten Malang. Akibatnya, sejumlah kawasan panen bencana, Selasa (2/3) kemarin. Banyak pohon bertumbangan dan membahayakan warga.

Tiga desa itu yakni Desa Sumbermanjing Wetan (Sumawe) dan Druju. Dua desa ini terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Sementara, satu desa lainnya adalah Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen.

Kabar Lainnya : Gagal Panen, Harga Cabai Kota Batu Melambung Tinggi.

Plt Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan membenarkan. Hujan deras yang guyur Desa Sumawe merontokkan 13 gazebo. Tiga warung juga rusak akibat terjangan bencana angin kencang.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja, kerugian materiil sekitar Rp 15 juta,” ungkapnya, Rabu (3/3).

Kabar Lainnya : Hujan Angin Landa Kolam Pemancingan Tasikmadu.

Sementara bencana pohon tumbang melanda Desa Druju. Pohon jati milik Perum Perhutani tumbang.

Beruntungnya, tidak ada pohon yang mengenai bangunan. Hanya saja sempat menutup perlintasan jalan.

“Begitu juga dengan di wilayah Kepanjen. Bencana pohon tumbang ada di pinggir jalan. Akibatnya perlintasan jalan terhambat sementara,” katanya.

Kabar Lainnya : Hujan Datang, Apel Batu Terancam Gagal Panen.

Bencana itu, menurut Sadono terjadi hampir bersamaan. Yakni sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 WIB.

Alhasil, tim BPBD Kabupaten Malang menyebar ke tiga desa. Karena, semua bencana harus segera tertangani.

“Alhamdulillah, sebelum waktu Maghrib evakuasi bencana sudah selesai,” pungkasnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com