Connect with us

Edukasi

Tak Puas Hasil Pemira UM Dibatalkan, Puluhan Mahasiswa Demo Rektorat

Diterbitkan

,

Aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Peduli UM (Foto Fathi)
Aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Peduli UM (Foto: Fathi)

KABARMALANG.COM – Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa UM Peduli (AMUP) berdemontrasi di depan Graha Rektorat Universitas Negeri  Malang (UM), Kamis (21/1).

Demonstran merasa tidak puas dengan keputusan rektorat yang membatalkan hasil Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) UM 2020. Sehingga akan ada Pemira ulang.

Vanny Darma, Korlap Aksi AMUP membenarkan. Pemira UM tergelar pada 15 Desember 2020 lalu. Pemenangnya adalah paslon nomor 2. Namun hingga saat ini paslon terpilih belum mendapat penetapan rektorat.

“Pemira kemarin sudah berjalan sesuai prosedur. Calon (nomor 2) yang menang, kami bela hari ini juga jalannya sudah sesuai dengan mekanisme KPU,” ujar Vanny kepada Kabarmalang.com, (21/1).

Dia menuturkan selang beberapa hari setelah Pemira selesai. Pihak Paslon 2 bermediasi dengan rektorat karena adanya gugatan soal Pemira.

“Tapi gugatan itu tidak jelas, karena gugatan dari pihak yang tidak berkepentingan di situ, dalam artian tidak dalam lingkup yang ikut peserta pemira,” ungkapnya.

Dia pun kaget karena hasil gugatan itu adalah keluarnya SK Rektorat pada 30 Desember 2020 tentang pencabutan Pemira 2020 dan kesepakatan pemira ulang pada 27 Januari 2021.

Dari situ massa AMUP berunjuk rasa untuk menuntut pencabutan SK Rektorat UM yang sudah penetapan dan meniadakan pemira ulang.

“Kami meminta hak kami. Meminta keadilan yang sudah kami laksanakan dan suara yang telah kami peroleh. Kami mohon pihak rektorat bertanggung jawab di situ,” tegaanya.

Vanny juga meminta pihak rektorat memberikan wadah bagi mereka menyampaikan banding secara hukum maupun legal administrasinya.

Rektorat UM sendiri belum sepenuhnya merespons aksi dari AMUP. Hanya perwakilan oleh Staf Wakil Rektor 3.

“Mereka menjanjikan untuk besok bertemu lagi. Kami tetap berjuang di jalan kebenaran, bahwa hari ini kami harus ketemu dan bagaimana proses yang harus kami terima selanjutnya,” tandasnya.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edukasi

Vaksinasi Guru Tuntas, Kota Malang Siapkan Sekolah Tatap Muka Juli

Diterbitkan

,

Vaksinasi Guru Tuntas, Kota Malang Siapkan Sekolah Tatap Muka Juli
Kadisdikbud Kota Malang, Suwarjana (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kemendikbud menargetkan vaksinasi covid-19 untuk guru selesai Juni 2021. Sehingga, wacana sekolah tatap muka pun muncul.

Sekolah tatap muka rencananya bergulir Juli 2021 nanti. Kadisdikbud Kota Malang, Suwarjana membenarkan. Guru memang masuk dalam prioritas vaksinasi tahap dua.

Dia juga sedang melakukan sejumlah persiapan. Supaya, sekolah tatap muka Juli 2021 nanti bisa berjalan.

“Mudah mudahan pada Juli nanti sudah bisa tatap muka, itu harapan dan target kami. Ya mudah-mudahan maksimal Juli 2021 itu,” ujar Suwarjana, kepada wartawan, Jumat (26/2).

Kabar Lainnya : Sistem PPDB Online Jalur Zonasi Diperpanjang Sampai Juni 2020.

“Guru Kota Malang vaksin Februari ini. Maksimal selesai awal Maret 2021,” tambahnya.

Disdikbud mendata ada 9873 guru. Itu terdiri dari guru TK sampai SMP Kota Malang. Mereka akan suntik vaksin tahap dua. Suwarjana menargetkan semuanya bisa tuntas vaksinasi.

Dia juga sudah mulai sosialisasi kepada wali murid. Supaya, siswa siap menuju sekolah tatap muka.

Selain itu, Kota Malang mulai simulasi sekolah tatap muka. Suwarjana juga sedang menyiapkan dua modul pembelajaran.

“Apakah nanti full atau 50 persen. Ataukah 25 persen. Atau bahkan hanya yang praktik-praktik saja. Pasti kami kaji dulu. Sekarang kami sedang proses pembahasan,” jelasnya.

“Termasuk juga modul pembelajarannya. Daring dan luring kan juga berbeda. Akan kita siapkan dua alternatif itu,” tutup Kadisdikbud Kota Malang.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Website UB Peringkat 6 Versi 4ICU, Posisi 5 Webometrics

Diterbitkan

,

Universitas Brawijaya. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Website Universitas Brawijaya (UB) terus mengalami pertumbuhan traffic. Pertama, UB posisi 6 perguruan tinggi Indonesia versi 4ICU.

Kedua, UB juga masuk posisi 5 versi webometrics. 4ICU merupakan situs pemeringkatan perguruan tinggi internasional.

Sekretaris Pusat Pemeringkatan LP3M UB, Adharul Muttaqin, membenarkan. Pemeringkatan ini berbasis traffic web atau berbasis web metrics.

“4ICU merupakan pemeringkatan website perguruan tinggi. Itu tidak secara langsung menggambarkan kualitas akademiknya,”katanya.

Kabar Lainnya : Kota Batu Tempati Peringkat Tiga Pernikahan Dini se-Jawa Timur.

Dia menjelaskan metodologi pengindeks menggunakan sejumlah web traffic. seperti Moz, Alexa, Majestic, dan SimilarWeb.

“Semua pengindeks tidak ada hubungannya dengan kegiatan akademik. Tetapi berkaitan dengan trafik website,” jelasnya.

Karena itu, Adharul menyarankan ada peningkatan kualitas informasi. Sehingga, web UB menarik dan bisa viral di medsos.

Kualitas informasi inilah yang menggambarkan perguruan tinggi tersebut. Salah satu upaya, menaruh link informasi ke website UB.

“Yakni saat berbagi informasi ke medsos IG ataupun Twitter. Ini dapat mengarahkan pengguna sosmed mengunjungi situs ub.ac.id,”katanya.

Sekretaris Pusat Pemeringkatan LP3M UB, Adharul Muttaqin

Sementara itu, versi Webometrics, UB peringkat 5. UI ada di posisi pertama. Kemudian, UGM, IPB dan ITS mengikuti di belakangnya.

Penilaian ini memakai tiga indikator. Yaitu web content impact atau visibility. Kemudian openness atau transparency. Serta excellence atau scholar.

Indikatornya berdasarkan jumlah backlink situs lain ke halaman website. Indikator ini juga memiliki bobot 50 persen.

Opennes, indikator kedua dengan bobot 10 persen. Ini dari jumlah sitasi Google Scholar penulis perguruan tinggi.

Sedangkan indikator yang terakhir, yaitu excellence. Ini berdasarkan jumlah karya ilmiah suatu perguruan tinggi.

Peringkat UB versi Webometrics mengalami kenaikan. Tahun lalu UB peringkat 6. Tahun ini menjadi peringkat 5.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Vaksinasi Tahap 2 Kota Malang, Suntik 9873 Guru TK Sampai SMP

Diterbitkan

,

Vaksinasi Tahap 2 Kota Malang, Suntik 9873 Guru TK Sampai SMP
Kadisdikbud Kota Malang, Suwarjana. (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Vaksinasi tahap 2 Kota Malang berlangsung hari ini, Rabu (24/2). Dosen dan tenaga pendidik masuk prioritas vaksinasi.

Sebab mereka termasuk golongan yang memiliki interaksi dan mobilitas. Sehingga rentan terpapar covid-19.

Kadisdikbud Kota Malang Suwarjana membenarkan. Dia sudah mendata tenaga pendidik TK, SD, dan SMP. Totalnya sebanyak 9873 peserta.

“Sudah kami masukan datanya seminggu lalu. Guru ASN maupun tidak ASN. Tenaga pendidik dan kependidikan. Dalam hal ini non guru juga sudah kami masukkan,” kata Suwarjana, kepada Kabarmalang.com, Rabu (24/2).

Kabar Lainnya : Nakes Prioritas Utama Penerima Vaksin Covid-19.

“Guru honorer juga termasuk, sudah kami masukan datanya. Dinkes Kota Malang yang minta data untuk vaksinasi tahap 2,” tambahnya.

Suwarjana sejak awal sudah sosialisasi ke tiap sekolah. Tenaga pendidik harus mendukung gerakan vaksinasi. Kepala sekolah masing-masing juga mendapat mandat itu.

Kabar Lainnya : Sanusi Ajukan Diri Suntik Vaksin Covid-19.

Tetapi, OPD pendidkan ini hanya melingkupi TK, SD dan SMP. Sehingga, pendataan tenaga pendidik SMA/SMK dan universitas bukan Pemkot Malang.

“Universitas kemungkinan di kampusnya masing-masing. SMA/SMK melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang-Batu,” jelasnya.

Kabar Lainnya : 10 Proyek Prioritas Lanjut 2021.

Tetapi, belum ada konfirmasi jadwal vaksinasi untuk tenaga pendidik. Dia juga menunggu informasi lanjutan dari Dinkes Kota Malang.

Internal dinas pimpinan Suwarjana juga vaksinasi tahap 2. Sebanyak 164 peserta akan suntik pada 24-26 Februari 2021.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com