Connect with us

Peristiwa

Dua Hari, Masyarakat Temukan Dua Mayat di Malang Selatan

Published

on

IMG 20210111 WA0053
Proses evakuasi korban penemuan mayat di irigasi sungai Gondanglegi. (Foto:Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dua hari berturut-turut, terjadi penemuan mayat di Kabupaten Malang. Penemuan mayat pertama terjadi pada Senin (11/1). Lokasinya di aliran sungai Brantas, Desa Curungrejo, Kepanjen.

Kemudian, hari ini (12/1) Masyarakat menemukan lagi sesosok mayat. Jenazah mengambang terlihat di area sungai irigasi, Desa Gondanglegi Kulon.

Polisi belum menemukan identitas korban di sungai Brantas. Sehingga, jenazah langsung masuk KM RSSA Malang.

“Mayat itu pertama kali terlihat pemancing. Nama saksi Agus Sodikin, warga Dusun Mboro, Curungrejo, Kepanjen,” ungkap Kapolsek Bululawang, Kompol Pujiyono, Selasa (12/1).

Baca Juga : Nelayan Temukan Mayat Mister X Di Bendungan Sutami Sumberpucung.
Baca Juga : Sosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sumber Brantas.

Kemudian, Agus melaporkan temuannya itu ke perangkat Desa Curungrejo. Lalu, melaporkan ke anggota SAR.

“Ketika hendak mengevakuasi, ternyata akses turun ke sungainya sulit. Sehingga, SAR mendorong ke wilayah Bululawang. Karena itu kan perbatasan,” bebernya.

Sedangkan, identitas jenazah di Gondanglegi telah terdeteksi. Kapolsek Gondanglegi, Kompol Agus Siswo Hariyadi membenarkannya.

Korban merupakan warga Gondanglegi. Dugaannya, dia terpleset, lalu jatuh ke dalam sungai.

“Korban atas nama Abdul Latif, 60. Dia warga Desa Ganjaran, Gondanglegi,” ujarnya.

Polisi tidak menemukan indikasi kekerasan dari tubuh Latif. Sehingga, indikasi pembunuhan dalam tubuh korban menjadi nihil.

Keluarga juga menerima kematian korban sebagai musibah biasa. Menurut keluarga, korban memang sering tinggal sendiri.

“Serta kerap menyendiri dan jarang bergaul dengan orang lain. Sebab itu, ketika jatuh keluarga tidak ada yang tahu,” tutup Agus.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler