Connect with us

COVID-19

Angka Kematian Covid-19 Kota Malang Tinggi, Ini Penyebabnya

Diterbitkan

,

Prosesi pemakaman jenazah Covid-19 (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Angka kematian karena Covid-19 di Kota Malang tinggi. Hingga kini sudah 409 orang yang wafat.

Wali Kota Sutiaji membenarkan. Penyebabnya karena kondisi pasien Covid-19 saat dirujuk ke RS sudah dalam keadaan kritis.

“Ketika sudah masuk ke RS, saturasi oksigen pasien Covid-19 di bawah 90 hingga 80 persen. Sehingga langsung membutuhkan ventilator,” ujar Sutiaji, kepada wartawan, di Mini Block Office, Senin (11/1).

Dia berpesan, ketika masyarakat mengalami gangguan kesehatan agar segera memeriksakan ke fasyankes terdekat. Sehingga mudah terdeteksi dan mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Masyarakat yang ada di Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dari BPJS justru tingkat kematiannya rendah. Sebab, aktif melaporkan kondisi mereka.

“Masyarakat yang memiliki penyakit dan tidak mendaftarkan diri ke Prolanis BPJS. Kesehatan mereka akan sulit dipantau oleh Pemkot Malang,” jelasnya.

Sutiaji mengharap melalui kebijakan PPKM, bisa menekan angka kematian karena Covid-19 di Kota Malang.

“Bagaimana menekan itu (tingkat kematian) tentu kesadaran masyarakat yang harus dikuatkan,” tutupnya.

Data covid-19 Kota Malang menyebut jumlah positif bertambah 60. Itu catatan per 11 Januari 2020.

Totalnya kini sebanyak 4286 kasus. Pasien yang wafat 409 orang. Sedangkan, yang sembuh 3532 orang. Pasien dalam pemantauan berjumlah 345 orang.(fat/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih