Connect with us

Peristiwa

Masa Pandemi, BKSG Kota Batu Terapkan Ibadah Natal 3 Sesi

Diterbitkan

,

Suasana Ibadah Misa di Gereja Katolik Gembala Baik (Arul)

 

KABARMALANG.COM – Ibadah Natal di masa pandemi Covid-19 membuat gereja di Kota Batu lebih membatasi diri.

Pasalnya, perayaan natal kali ini membuat beberapa gereja melakukan sesi ibadah menjadi 2 sampai 3 kali.

“Di Gereja Katolik Gembala Baik sendiri kapasitasnya sekitar 3200 orang. Tapi karena adanya pandemi maka hanya kami batasi 50 persen,” ungkap Romo Bernard Teguh Gusdarmanto pada Jumat siang (25/12).

Gereja Katolik Gembala Baik ini menerapkan 3 sesi dalam ibadahnya. Dalam setiap sesi, pihaknya hanya membatasi 500 orang saja.

Sementara itu Sekretaris Umum BKSG (Badan Kerja Sama Gerejawi) Kota Batu Triwahyuni Widiestuti menerangkan 30 gereja di Kota Batu juga menerapkan hal serupa.

“Oleh sebab itu 21 gereja menerapkan ibadah luring dan daring. Jadi jemaat yang tidak mengikuti secara tatap muka bisa mengikuti via online,” imbuhnya.

Triwahyuni menambahkan bagi beberapa gereja yang telah melakukan ibadah sebelum 25 Desember, hanya mengadakan ibadah secara online saja saat hari natal.

“Semoga dengan upaya penerapan protap kesehatan dalam beribadah di gereja juga bisa memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19,” tandasnya. (arl/fir)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kecelakaan Di Malang Hari Ini, Satu Wanita Tertabrak Mobil Pickup

Diterbitkan

,

Kecelakaan Di Malang Hari Ini, Satu Wanita Tertabrak Mobil Pickup
Ilustrasi bangkai sepeda motor (Foto: Getty Images)

 

KABARMALANG.COM – Kabar hari ini, seorang wanita pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ki Ageng Gribig Kedungkandang Kota Malang, Minggu pagi (13/6).

Korban kecelakaan berinisial SU, 55, seorang ibu rumah tangga. Sementara, tempat tinggalnya adalah Jalan Raya Madyopuro, Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Kemudian, kejadian nahas ini, melibatkan pengendara sepeda motor merk scoopy dengan mobil pickup yang belum terdeteksi identitasnya.

Sampai hari ini, kecelakaan di Kota Malang itu belum terungkap tuntas karena pengendara pickup melarikan diri.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi membenarkan. Kecelakaan itu terjadi sekira pukul 08.00 WIb di depan toko Kue Lumpur Bakar.

“Asal mula pengendara sepeda motor Honda Scoopy No. Pol. N-4263-ABI berjalan lurus dari selatan ke utara,” ujar Saiful, Senin (14/6).

Kabar Lainnya : Wanita Pengendara Motor Tewas Seruduk Pohon.

Kemudian tiba-tiba kendaraan milik korban jatuh roboh ke kanan. Sedangkan pengendaranya membentur roda kiri belakang kendaraan mobil pickup yang sedang melintas.

“Setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas, mobil pickup meninggalkan lokasi kecelakaan tidak memberikan pertolongan maupun melaporkan kepada petugas kepolisian,” jelasnya.

Alhasil pengendara sepeda motor mengalami luka-luka kecelakaan lalu lintas itu. Korban mengalami luka di kepalanya.

Tak berselang lama polisi datang melakukan evakuasi dan olah TKP. Sekaligus membawa korban ke RSSA Malang.

“Korban kecelakaan lalu kami bawa ke RSSA untuk mendapatkan perawatan. Kemudian korban pun akhirnya meninggal dunia dalam perawatan itu,” akhirnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Orang Terjepit Lift Hotel Ibis Kota Malang, Damkar Turun Tangan

Diterbitkan

,

Orang Terjepit Dalam Lift Hotel Ibis Kota Malang, Damkar Turun Tangan
Petugas Damkar Kota Malang saat berupaya mengevakuasi korban terjepit lift di Hotel Ibis Kota Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pemadam kebakaran Kota Malang sedang mengevakuasi orang yang terjebak dan terjepit dalam lift di hotel Ibis Kecamatan Blimbing,  Kota Malang, Jumat (28/5).

Kepala Damkar Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo membenarkan. Dia mendapatkan laporan pukul 09.30 WIB, langsung menurunkan delapan personil untuk evakuasi korban.

“Ini juga banyak rekan dari Polri, PMI dan  BPBD juga sudah merapat ke sini (hotel) untuk evakuasi,” ujar Teguh, Jumat (28/5).

“Laporan awal tadi bahwa orang terjepit lift yang tidak menutup secara sempurna atau tidak turun secara sempurna,”  sambungnya.

Teguh mengatakan ada satu orang yang terjepit lift yang berada di lantai 2. Lift tersebut sedang dalam proses perbaikan dari pihak manajemen hotel.

“Itu lift untuk karyawan. Korban (petugas mekanis) terjepit di antara selasar pintunya sama relnya itu, orang dan kepalanya terjepit,” terangnya.

Saat ini Damkar sedang proses  mengevakuasi korban dan menyiapkan peralatan-peralatan untuk bisa menyelamatkan korban.

“Mereka (Damkar) sudah turun, tinggal mencoba akses untuk keluarnya. Kendalanya untuk mengevakuasi korban, masuk ke dalam (lift) dan untuk mengeluarkan korban,” akhirnya.

Tinggi antara pintu lift menuju korban sekitar 2 sampai 4 meter. Petugas sudah turun ke posisi lift.

Tetapi, Damkar masih kesulitan mencoba akses untuk keluar. Sehingga korban belum evakuasi. Selain itu, komunikasi dengan korban juga terputus.

“Korban tidak ada komunikasi,” ujarnya. Petugas turun untuk memastikan kondisi nyawa korban.(rjs/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Satu Dari Tiga Korban Hilang Di Pantai Batu Bengkung Malang Ditemukan

Diterbitkan

,

Satu Dari Tiga Korban Hilang Di Pantai Batu Bengkung Malang Ditemukan

 

KABARMALANG.COM – SAR gabungan berhasil menemukan satu dari tiga korban hilang Pantai Batu Bengkung, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

Korban bernama Fikri, 20, mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Pemuda asal Sumatra Barat itu ketemu di tepi pantai Gandol Alas, Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Kamis (27/5) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Malang, Amirul Yasin membenarkan. “Benar, kami temukan di pantai Gandol Alas area pantai Ngudel,” ujar Yasin kepada Kabarmalang.com, Kamis sore (27/5).

Kabar Lainnya : Info Terbaru Kecelakaan Poncokusumo, 7 Korban Sudah Dikubur.

Titik koordinat penemuan satu dari tiga orang hilang di Batu Bengkung itu adalah 8°24’47” S-112°34’44” E. Menurut Kasatpolair Polres Malang, AKP Totok Suprapto, jarak TKP dan penemuan korban cukup jauh.

“Jarak dari Pantai Batu Bengkung kurang lebih 4,5 kilometer, dan kondisi korban sudah melepuh,” terangnya.

Sebagai informasi, sebelum ini Fikri datang ke Pantai Batu Bengkung bersama 8 orang kawannya pada Rabu (26/5).

Kini, sisa korban yang belum ketemu tinggal 2 orang, yakni Maulana Muhammad Al-Farizi, 20 dan Dimas Riza Nurul Hakim, 21.

Kabar Lainnya : Kecelakaan Pantai Batu Bengkung, Ada Warga Kota Batu Ikut Hilang.

Maulana adalah teman satu rombongan dari Fikri.

“Tim gabungan masih terus berupaya untuk mencari sisa 2 korban yang belum ketemu itu,” ringkasnya.

Jumlah personel tim gabungan mencari dua korban kurang lebih sebanyak 61 orang. Itu terdiri dari Basarnas, TNI-AL, Tagana, Polairud, dan Muspika setempat.

Kabar Lainnya : Kabar Update Kecelakaan Poncokusumo, Kapolres : 8 Orang Meninggal.

Tetapi, mereka hanya bisa mencari di setiap bibir pantai, karena kondisi cuaca dan ombak sangat besar.

Sebelum ini sebanyak 6 orang wisatawan pantai Batu Bengkung tertelan ombak.

Keenamnya adalah Maulana Muhammad Al-Farizi, 20, Fikri, 20, Azizah Zahiro Abdul Latif, 21, Linda Pravita Sari, 26, Dimas Riza Nurul Hakim, 21 dan Aprilia Dwijayanti, 24.

Kabar Lainnya : Kecelakaan Poncokusumo Kabupaten Malang Belum Ada Tersangka.

Linda, Azizah, Fikri sudah terkonfirmasi meninggal setelah penemuan jenazah mereka. Sedangkan, Aprilia masih dalam kondisi kritis.

Keenam korban ini, juga tidak berasal dari satu rombongan yang sama di pantai Batu Bengkung. Ada yang bagian dari Kota Batu, Mojokerto Kota dan mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kabupaten Mojokerto.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com