Pemerintahan
RS Lapangan Diresmikan, Waiting List Sudah 25 Pasien

KABARMALANG.COM – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meresmikan RS Lapangan. Dia datang ke Polkesma, Ijen Boulevard. Rabu (16/12).
Khofifah hadir bersama dua pimpinan daerah Malang. Yaitu, Wali Kota Malang, Sutiaji dan Bupati Malang, Sanusi.
Termasuk, Direktur RSSA Malang, Kohar Hari Santoso RS Lapangan sudah menerima 25 waiting list pasien covid-19.
“Ada 25 pasien yang sudah waiting list. Sebaiknya besok masuknya. Biar sekarang di-clear-kan. Agar dipersiapkan segala sesuatunya sudah siap,” ujar Khofifah kepada wartawan, Rabu (16/12).
RS Lapangan diprioritaskan untuk pasien bergejala ringan dan sedang. Supaya, RS rujukan tidak overcapacity.
“Gunanya untuk relaksasi layanan RS rujukan. Itu untuk pasien gejala sedang sampai berat,” jelas Khofifah.
RS Lapangan diharap berjalan seiring dengan penegakan protokol kesehatan. Masyarakat harus disiplin prokes. Jika tidak, RS Lapangan pun akan penuh.
Sebagai info, RS Lapangan memiliki daya tampung 306 pasien. Ada berbagai fasilitas di dalam RS Lapangan.
Tujuannya, agar pasien tetap enjoy, dan meningkatkan imun.
“Tersedia fasilitas dan sarana hiburan. Ada tempat karaoke, baik di area laki-laki maupun perempuan,” terang Kohar Hari Santoso, PJ RS Lapangan.
Lalu, smart tv tersambung dengan wifi di kamar pasien. Tujuannya agar pasien bisa menonton hiburan dan berita.
Direktur RSSA Malang tersebut juga mengatakan ada sarana olahraga. Yakni tempat gym dan jogging track.
“Sarana ibadah musala juga kami siapkan,” tambahnya.
Di berbagai sudut RS Lapangan, telah dipasang CCTV. Tujuannya, untuk memantau kondisi pasien.
Lalu, telepon di kamar pasien, terkoneksi ke command center. Ini untuk melayani pasien yang ingin menyampaikan keluhan.
Jumlah nakes mengikuti perkembangan pasien yang masuk.
“Nanti akan berkembang, kalau pasiennya banyak. Kalau ternyata tidak sampai, akan kami cukupkan,” jelasnya.
RS Lapangan juga telah menyiapkan beberapa peralatan kesehatan.
“Telah disiapkan high care unit. Alat High Flow Nasal Cannula (HFNC) plus monitornya. Serta, fasilitas latihan fisioterapi,” ungkapnya.(fat/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































