Politik
Sandi Yakin Menang, Sengketa Urusan KPU

KABARMALANG.COM – Pleno rekapitulasi Pilkada Kabupaten Malang dilaksanakan Rabu ini (16/12). Sebelumnya, penghitungan dijadwalkan Kamis (17/12).
Paslon unggulan quick count, Sandi mengaku yakin menang. Apabila ada yang menggugat kemenangannya, itu bukan urusan Sandi.
“Kami tidak ingin berandai-andai. Kalau pun memang ada sengketa itu kan ranahnya KPU. Itu bukan ranah kami. Sebab kami juga peserta Pilkada,” tutur Darmadi Ketua Tim Pemenangan Sandi kepada wartawan, Rabu (16/12).
Kendati demikian, Darmadi membenarkan adanya potensi itu. Darmadi mengklaim ada saksi paslon lain menolak rekapitulasi kecamatan.
Mereka juga enggan menandatangani hasil rekapitulasi. “Nah, tinggal lihat di lapangan nanti,” tutupnya.
Seperti diketahui, Sanusi-Didik Gatot Subroto sedang di atas angin. Paslon nomor urut 1 itu unggulan quick count (QC).
Mereka yakin rekapitulasi KPU tidak jauh beda dari QC. Sandi juga yakin real count internalnya akurat.
“Itulah yang akan kami pertahankan dalam rapat pleno nanti,” tutup Darmadi.(im/yds)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Serba Serbi2 minggu agoSitus Resmi BMKG Luncurkan Sistem Informasi Real-Time Terpadu: Antisipasi Dampak Puncak Kemarau 2026































