Hukrim
Beredar Pesan Larangan ke Kota Malang, Polresta : Hoax

KABARMALANG.COM – Pesan berantai berisi larangan untuk tidak bepergian ke Kota Malang beredar. Bagi warga yang nekat masuk Kota Malang akan dikarantina selama 14 hari.
Himbauan larangan bepergian ke Kota Malang dan akan diterapkan karantina selama 14 hari itu, dikeluarkan oleh Bapak Kapolresta Malang Kota.
Dengan alasan Kota Malang masuk zona hitam. Berikut isi dalam pesan berantai itu :
Pemberitahuan Buat Saudara2 smua..Untk Bsok mulai Tgl 15-25 Desember jangan Berpergian Dlu ke Kota Malang…Himbauan Bpk Kapolresta Malang …Siapapun yg Bukan Orang Malang..klo Ada yg Masuk Ke kota Akan Dikarantina selama 14 hri. Krn Malang masuk Zona Hitam skrg 🤦♂️🤦♂️.Mohon disebarkan Ke Tetangga dn Saudara2 Anda..atau Tmn2 terdekat Di grup Anda.🙏🏻🙏🏻.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata langsung merespon beredarnya pesan berantai via aplikasi WhatsApp tersebut.
Menurut Leonardus, pesan itu merupakan berita bohong atau hoax. Karena, pihaknya tak pernah mengeluarkan imbauan larangan bepergian ke Kota Malang.
“Itu berita bohong atau hoax,” tegas Leonardus saat dikonfirmasi, Senin (14/12).
Leonardus justru mempersilahkan bagi semua warga yang hendak bertandang ke Kota Malang. Kapolresta juga berpesan agar selalu menerapkan protokol kesehatan.
Agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yakni, dengan mencuci tangan, menjaga jarak dan selalu memakai masker.
“Tidak ada larangan, silakan berkunjung ke Kota Malang. Dengan tetap patuhi protokol kesehatan melalui 3 M, menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak,” ungkap Leonardus.
Polresta Malang Kota tengah menyelidiki terkait adanya pesan berantai tersebut, penyelidikan untuk mengungkap siapa pembuat pesan dan yang memposting atau mengedarkan pesan tersebut.
“Kita sedang menyelidiki siapa pembuat dan pemposting pertama dari pesan berisi berita bohong itu,” tegas Leonardus.
Polresta Malang Kota sendiri telah gencar mensosialisasikan, bahwa pesan berantai larangan bepergian ke Kota Malang dan akan menerapkan karantina 14 hari adalah hoax. (rjs/fir)
Peristiwa22 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa20 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa16 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Pemerintahan15 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Olahraga11 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Serba Serbi59 menit agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Rabu 28 Oktober 2026 Cerah Berawan Hingga Hujan Petir
Serba Serbi23 jam agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266





























