Connect with us

Edukasi

Mahasiswa Unisma Transfer Kredit Kampus Rusia

Diterbitkan

,

Pengumuman transfer kredit internasional Unisma secara daring. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – 30 mahasiswa Unisma meraih program Transfer Kredit Internasional. Mereka akan transfer ke Moscow City University, Rusia.

Para mahasiswa berasal dari tiga prodi. Yaitu, Bahasa Inggris, Akuntansi dan Administrasi Negara.

“Ini perdana, kami transfer kredit internasional bersama kampus Rusia,” kata Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri MSi, Jumat (20/11).

Sebelumnya transfer kredit internasinal sudah pernah dilakukan. Yakni, dengan kampus dari Taiwan. Kualifikasi mahasiswa yang bisa ikut minimal semester 3. Dia juga harus memiliki kemampuan berbahasa inggris,

“IPK di atas 3.00. Dan mengikuti program tersebut selama satu semester,” tambah Maskuri.

Pembelajaran transfer kredit internasional dilaksanakan mulai September lalu. Kuliah dilakukan secara daring.

Para mahasiswa akan mempelajari perkuliahan yang bersifat general. Seperti manajemen perilaku organisasi, kepemimpinan dan bahasa Inggris.

“Moscow City University Rusia ini mitra kami. Sebelumnya kami sudah ke sana. Mereka pun sudah ke sini,” ujarnya.

Rencananya mereka juga akan mengirimkan mahasiswa ke Malang. Tapi rencana ini tertunda pandemi.

Maskuri berharap program ini bisa menguatkan kompetensi global Unisma. Unisma juga sedang rombak kurikulum besar-besaran.

Seperti pembelajaran 40 persen FGD dan 60 persen RnD. Lokasi pembelajaran di perusahaan, lembaga pendidikan, perbankan dan pemerintahan.

Kemudian, kegiatan praktik mahasiswa juga bersifat internasional. Misalnya, KKN, PPL, disertasi, tesis dan karya ilmiah.

Negara yang terlibat, Brunei Darussalam ,Singapura, Malaysia, Thailand dan Taiwan.(carep-05/yds)

 

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edukasi

Vaksinasi Guru Tuntas, Kota Malang Siapkan Sekolah Tatap Muka Juli

Diterbitkan

,

Vaksinasi Guru Tuntas, Kota Malang Siapkan Sekolah Tatap Muka Juli
Kadisdikbud Kota Malang, Suwarjana (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kemendikbud menargetkan vaksinasi covid-19 untuk guru selesai Juni 2021. Sehingga, wacana sekolah tatap muka pun muncul.

Sekolah tatap muka rencananya bergulir Juli 2021 nanti. Kadisdikbud Kota Malang, Suwarjana membenarkan. Guru memang masuk dalam prioritas vaksinasi tahap dua.

Dia juga sedang melakukan sejumlah persiapan. Supaya, sekolah tatap muka Juli 2021 nanti bisa berjalan.

“Mudah mudahan pada Juli nanti sudah bisa tatap muka, itu harapan dan target kami. Ya mudah-mudahan maksimal Juli 2021 itu,” ujar Suwarjana, kepada wartawan, Jumat (26/2).

Kabar Lainnya : Sistem PPDB Online Jalur Zonasi Diperpanjang Sampai Juni 2020.

“Guru Kota Malang vaksin Februari ini. Maksimal selesai awal Maret 2021,” tambahnya.

Disdikbud mendata ada 9873 guru. Itu terdiri dari guru TK sampai SMP Kota Malang. Mereka akan suntik vaksin tahap dua. Suwarjana menargetkan semuanya bisa tuntas vaksinasi.

Dia juga sudah mulai sosialisasi kepada wali murid. Supaya, siswa siap menuju sekolah tatap muka.

Selain itu, Kota Malang mulai simulasi sekolah tatap muka. Suwarjana juga sedang menyiapkan dua modul pembelajaran.

“Apakah nanti full atau 50 persen. Ataukah 25 persen. Atau bahkan hanya yang praktik-praktik saja. Pasti kami kaji dulu. Sekarang kami sedang proses pembahasan,” jelasnya.

“Termasuk juga modul pembelajarannya. Daring dan luring kan juga berbeda. Akan kita siapkan dua alternatif itu,” tutup Kadisdikbud Kota Malang.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Website UB Peringkat 6 Versi 4ICU, Posisi 5 Webometrics

Diterbitkan

,

Universitas Brawijaya. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Website Universitas Brawijaya (UB) terus mengalami pertumbuhan traffic. Pertama, UB posisi 6 perguruan tinggi Indonesia versi 4ICU.

Kedua, UB juga masuk posisi 5 versi webometrics. 4ICU merupakan situs pemeringkatan perguruan tinggi internasional.

Sekretaris Pusat Pemeringkatan LP3M UB, Adharul Muttaqin, membenarkan. Pemeringkatan ini berbasis traffic web atau berbasis web metrics.

“4ICU merupakan pemeringkatan website perguruan tinggi. Itu tidak secara langsung menggambarkan kualitas akademiknya,”katanya.

Kabar Lainnya : Kota Batu Tempati Peringkat Tiga Pernikahan Dini se-Jawa Timur.

Dia menjelaskan metodologi pengindeks menggunakan sejumlah web traffic. seperti Moz, Alexa, Majestic, dan SimilarWeb.

“Semua pengindeks tidak ada hubungannya dengan kegiatan akademik. Tetapi berkaitan dengan trafik website,” jelasnya.

Karena itu, Adharul menyarankan ada peningkatan kualitas informasi. Sehingga, web UB menarik dan bisa viral di medsos.

Kualitas informasi inilah yang menggambarkan perguruan tinggi tersebut. Salah satu upaya, menaruh link informasi ke website UB.

“Yakni saat berbagi informasi ke medsos IG ataupun Twitter. Ini dapat mengarahkan pengguna sosmed mengunjungi situs ub.ac.id,”katanya.

Sekretaris Pusat Pemeringkatan LP3M UB, Adharul Muttaqin

Sementara itu, versi Webometrics, UB peringkat 5. UI ada di posisi pertama. Kemudian, UGM, IPB dan ITS mengikuti di belakangnya.

Penilaian ini memakai tiga indikator. Yaitu web content impact atau visibility. Kemudian openness atau transparency. Serta excellence atau scholar.

Indikatornya berdasarkan jumlah backlink situs lain ke halaman website. Indikator ini juga memiliki bobot 50 persen.

Opennes, indikator kedua dengan bobot 10 persen. Ini dari jumlah sitasi Google Scholar penulis perguruan tinggi.

Sedangkan indikator yang terakhir, yaitu excellence. Ini berdasarkan jumlah karya ilmiah suatu perguruan tinggi.

Peringkat UB versi Webometrics mengalami kenaikan. Tahun lalu UB peringkat 6. Tahun ini menjadi peringkat 5.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Vaksinasi Tahap 2 Kota Malang, Suntik 9873 Guru TK Sampai SMP

Diterbitkan

,

Vaksinasi Tahap 2 Kota Malang, Suntik 9873 Guru TK Sampai SMP
Kadisdikbud Kota Malang, Suwarjana. (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Vaksinasi tahap 2 Kota Malang berlangsung hari ini, Rabu (24/2). Dosen dan tenaga pendidik masuk prioritas vaksinasi.

Sebab mereka termasuk golongan yang memiliki interaksi dan mobilitas. Sehingga rentan terpapar covid-19.

Kadisdikbud Kota Malang Suwarjana membenarkan. Dia sudah mendata tenaga pendidik TK, SD, dan SMP. Totalnya sebanyak 9873 peserta.

“Sudah kami masukan datanya seminggu lalu. Guru ASN maupun tidak ASN. Tenaga pendidik dan kependidikan. Dalam hal ini non guru juga sudah kami masukkan,” kata Suwarjana, kepada Kabarmalang.com, Rabu (24/2).

Kabar Lainnya : Nakes Prioritas Utama Penerima Vaksin Covid-19.

“Guru honorer juga termasuk, sudah kami masukan datanya. Dinkes Kota Malang yang minta data untuk vaksinasi tahap 2,” tambahnya.

Suwarjana sejak awal sudah sosialisasi ke tiap sekolah. Tenaga pendidik harus mendukung gerakan vaksinasi. Kepala sekolah masing-masing juga mendapat mandat itu.

Kabar Lainnya : Sanusi Ajukan Diri Suntik Vaksin Covid-19.

Tetapi, OPD pendidkan ini hanya melingkupi TK, SD dan SMP. Sehingga, pendataan tenaga pendidik SMA/SMK dan universitas bukan Pemkot Malang.

“Universitas kemungkinan di kampusnya masing-masing. SMA/SMK melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang-Batu,” jelasnya.

Kabar Lainnya : 10 Proyek Prioritas Lanjut 2021.

Tetapi, belum ada konfirmasi jadwal vaksinasi untuk tenaga pendidik. Dia juga menunggu informasi lanjutan dari Dinkes Kota Malang.

Internal dinas pimpinan Suwarjana juga vaksinasi tahap 2. Sebanyak 164 peserta akan suntik pada 24-26 Februari 2021.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com