Connect with us

Hukrim

Pil Koplo Y Dibongkar di Lawang

Published

on

Pil Koplo Y Dibongkar di Lawang
Budiono alias Gimen, pengedar pil koplo Y ditangkap Polsek Lawang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMPolsek Lawang mengungkap peredaran pil koplo jenis Y. Pil ini jarang terekspos sebagai pil koplo.

Karena, biasanya pil yang disalahgunakan adalah pil dobel L.

“Kami menerima laporan masyarakat. Resah karena ada penyalahgunaan obat,” ujar Kanit Reskrim Polsek Lawang, Iptu Hari Eko Utomo SAP MH kepada Kabarmalang.com, Kamis sore (12/11).

Rabu kemarin (11/11), Unit Resrkim pun turun penyelidikan. Polisi mendapati informasi penyalahgunaan pil koplo Y di Kelurahan Lawang.

Sebuah rumah kos di Jalan Ngamarto pun dibidik. Jam 3 sore, rumah pengedar pil Y digerebek.

Di dalamnya, ada Budiono alias Gimen, 20. Dia warga Dusun Puntir, Martopuro, Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Gimen terkejut. Karena, dia tak menyangka ada penggerebekan.

Gimen juga pasrah. Karena, dia ketahuan menyimpan sejumlah pil.

Yaitu, pil berlogo Y dalam bungkus plastik. Jumlahnya 128 tik.

Satu tik berisi 5 butir. Sehingga, totalnya 640 butir.

Ditemukan juga satu bungkus pil Y berwarna putih. Isinya 320 butir.

Terakhir, didapati satu bungkus pil Y warna putih. Pil ini dibungkus plastik bekas makanan ringan oleh Gimen.

7f38a1dd 3be7 4b96 ad39 470409ddb66b

Pil koplo Y, pil jenis baru yang disalahgunakan saat pandemi.

Isinya 12 tik. Dengan total jumlah 60 butir milik Gimen. Polisi juga mengamankan barang bukti lain.

Seperti, uang Rp 200 ribu, satu korek api. Satu gunting dan 15 lembar plastik bekas.

Serta, dua handphone milik Gimen. Merek Samsung J2 Prime hitam silver. Dan, Xiaomi Redmi 4A warna dark grey.

“Saat pendalaman informasi masyarakat, kami mengamankan dua saksi. Inisial IW dan HD. Keduanya kedapatan membawa pil koplo Y,” tandas Eko.

Dari sinilah, polisi mendapatkan sosok Gimen. Pemuda 20 tahun itu pun digelandang ke Polsek Lawang.

“Tersangka dijerat UU Kesehatan. Dengan sengaja tanpa hak mengedarkan sediaan Farmasi atau alat kesehatan,” tutup Eko.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler