Connect with us

Kabar Batu

Dugaan Penipuan Ratusan Juta, Nama ER Dicomot

Published

on

IMG 20201110 WA0028 e1605005494561
Choiriyah saat menunjukkan bukti transfernya kepada seseorang yang mengaku orang Edi Rumpoko. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Choiriyah, 50, warga Desa Tambakasri Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang geram. Dia merasa tertipu oleh Adi Satrio Widodo atau Edi Tamboen.

Adi adalah oknum anggota komunitas radio penduduk. Uang ratusan juta milik Choiriyah raib.

Uang itu diminta oleh Adi. Dia mengaku sebagai orang dari Edi Rumpoko. Yakni, mantan Wali Kota Batu.

“Totalnya sekitar Rp. 140 juta. Dua kali transfer dan satu kali cash. Yang tunai diserahkan di Gedung DPRD Kota Batu,” ungkap Choiriyah kepada awak media.

Wanita ini juga mengaku mengenal Adi melalui RL. Yaitu, salah satu kontraktor di Kabupaten Malang.

Ira, sapaannya, mengaku sempat percaya omongan Adi Tamboen. Bahwa, Adi cukup dekat dengan ER.

Karena Ira pernah diajak mengukur proyek Pasar Wisata Sidomulyo. Ini diklaim sebagai ganti uang yang telah dipinjam.

IMG 20201109 WA0032 1 e1605005615688

Bukti setoran tunai Ira kepada seseorang yang mengaku orang ER.

Namun hingga pasar berdiri, Ira belum mendapatkan ganti uangnya. Ketika menagih, Ira selalu disemayani.

Kini, Ira pun yakin, Adi hanya mengklaim nama ER. Serta, sekadar mencatut nama ER untuk memuluskan akalnya.

“Nomor WhatsApp saya bahkan sampai diblokir. Besok akan saya laporkan pada kepolisian. Karena saya merasa tertipu,” imbuhnya.

Terpisah, Adi Tamboen membenarkan dia memiliki utang kepada Ira. Namun dia mengaku tengah berduka. Sehingga komunikasinya terputus.

Versinya, Ira sebenarnya mengetahui uang itu untuk apa. Karena Adi Tamboen mengklaim mengajak satu ASN Pemkot Batu. ASN itu diklaim diajak untuk transaksi utang dengan Ira.

Meski demikian, Adi membantah pernah mencatut nama ER. “Kalau mencatut nama ER itu tidak pernah,” katanya berkilah.

“Tapi banyak yang tahu saya sering ke rumah dinas,” klaimnya.

 

Kuasa Hukum ER Angkat Bicara

Sementara itu, Helly, kuasa hukum ER meresponi kasus ini. Dia langsung mengkonfirmasi kliennya ER.

Helly akan mengambil langkah hukum dan melapor ke polisi. Sebab, Helly memastikan ER tidak ada hubungan dengan Adi Tamboen.

Diduga, Adi memakai nama ER untuk mencari keuntungan pribadi. Dengan cara, membawa-bawa nama keluarga ER. Termasuk, membawa nama Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

“Pak ER langsung meradang saat saya konfirmasi. Tidak ada hubungan apapun dengan Adi Tamboen,” tegas Helly dikonfirmasi wartawan.

“Klien saya tak pernah menjanjikan pekerjaan maupun proyek kepada siapapun. Baik saat menjabat dan sesudah tidak menjabat,” tandasnya.

“Kami masih dalami tindak tanduknya. Ini pembelajaran dan peringatan keras. Siapapun bawa nama Pak ER dan Bu Dewanti, kami tindak tegas,” tutupnya.(arl/yds)

 

Advertisement

Terpopuler