Connect with us

Peristiwa

Korban Laka Batu Mulai Pulih

Diterbitkan

,

Kecelakaan di Jalan Trunojoyo, Songgokerto, Kota Batu. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Fiki DS warga Bojonegoro adalah korban kecelakaan Batu yang viral. Dia selamat dari kecelakaan beruntun Jalan Trunojoyo Songgokerto Batu.

Dia adalah pengendara mobil Toyota Agya. Mobilnya adalah satu dari 11 kendaraan yang ditabrak beruntun.

Fiki mengaku tengah liburan di Kota Batu bersama temannya. Tidak disangka-sangka, kendaraannya terlibat laka beruntun.

“Tidak terluka parah. Hanya terkilir dan lecet di beberapa bagian. Semoga kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ungkapnya ketika diwawancarai kabarmalang.com via telepon, Senin (9/11).

Seperti diketahui, kecelakaan terjadi Sabtu kemarin (7/11). Laka melibatkan 11 kendaraan dan 12 orang.

Dipastikan tidak mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Walaupun begitu, kecelakaan mengakibatkan kerugian materiil Rp 150 juta.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Semuanya selamat,” ungkap AKP Mala Darlius Kasatlantas Polres Batu pada Senin siang (9/11).

Hasil olah TKP, Satlantas menduga kecelakaan karena rem blong.

“Sementara diduga karena rem blong. Pnyebab lainnya masih kami tindak lanjuti,” imbuh Mala.(arl/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Lagi, Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Pakis

Diterbitkan

,

Kediaman terduga teroris di Jalan Melati III A RT 10 RW 4 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Hanya selisih beberapa hari, Densus 88 Mabes Polri kembali mengamankan dua orang terduga teroris di Malang.

Kali ini, Selasa (2/3) Densus mengamankan terduga teroris di Jalan Melati Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Slah satu tetangga terduga teroris itu, Sunarsih membenarkan adanya sejumlah polisi yang mendatangi gang di rumahnya.

Menurutnya jajaran polisi itu mengaku dari Mabes Polri. Beberapa di antaranya menggunakan pakaian dinas dan ada yang menggunakan pakaian preman.

“Mereka datang sekitar pukul 11.00 WIB. Ada yang pakaian dinas dan ada yang tidak,” ungkapnya, Selasa (2/3).

Dia tidak tahu pasti berapa jumlah polisi yang datang saat itu. Pasalnya, sebelum melalukan penggeledahan, petugas Densus 88 meminta warga di seluruh gang untuk masuk ke rumahnya masing – masing.

Alhasil Sunarsih pun tak mengetahui seberapa jelas polisi yang datang. Dia juga tidak tahu polisi menyita barang bukti apa. Terduga teroris sendiri berinisial BS.

“Saya nggak tahu bawa apa. Kami masuk dan tidak boleh merekam. Tapi saya sedikit ngintip dari jendela atas rumah,” terangnya.

Proses penggeledahan berlangsung kurang lebih satu jam. “Waktu itu saya selesai salat dhuhur masih berlangsung. Ada satu jam-an lah,” ucapnya.

Sebagai informasi Densus 88 Mabes Polri kembali mengamankan setidaknya 12 orang terduga teroris di Jawa Timur.

Densus mengamankan terduga teroris dari beberapa daerah berbeda di Jawa Timur. Mulai Bojonegoro, Surabaya, dan Malang.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar membenarkan penangkapan terduga teroris tersebut. Menurutnya, jajaran Polres Malang juga membantu penangkapan tersebut.

Kabar Lainnya : Dugaan Danai Teroris JI, Kotak Amal Disisir.

“Ia, benar. Ada penangkapan terduga teroris berinisial BS, berusia sekitar 41 tahun, di kawasan Jalan Melati Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang,” katanya.

Hanya saja, dia tidak mengetahui Densus mengambil barang bukti apa saja. Sebab, itu menjadi kewenangan Mabes Polri.

“Namun, saya mendapat info ia adalah salah satu tokoh dari jaringan Jamaah Islamiyah,” pungkasnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Gatot Repli Handoko enggan membeberkan penangkapan itu.

“Update nanti dari mabes polri yang akan rilis. Data masih sama rekan-rekan Densus (Densus 88),” singkatnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Usai Isi Bensin, Sepeda Motor Warga Sukun Tertimpa Pohon

Diterbitkan

,

Pohon ceri tumbang di Jalan Belakang RSSA menimpa sebuah sepeda motor (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – HSN, warga Kecamatan Sukun Kota Malang, 56 mengalami nasib sial. Sepeda motornya tertimpa pohon ceri setinggi 4 meter, akibat angin kencang.

Kejadian pohon tumbang tersebut terjadi di Jalan Belakang RSSA. Tepatnya di seberang Kamar Mayat RSSA Kota Malang, Selasa (2/2).

HSN menceritakan kronologi kejadiannya. Dia baru saja pulang kerja dari kantornya di RSSA. Sekira pukul setengah empat sore.

“Baru keluar dari kantor saya mampir beli bensin. Saya lihat langit sudah mendung. Setelah isi, saya langsung menutup tutup bensin,” uajr HSN kepada wartawan, Selasa (2/2).

“Saat menutup bensin, saya mendengar bunyi kreeek kreeek. Saya kira atap toko yang rusak. Saya toleh ternyata ada pohon kok mau miring, saya pun mundur,” tambahnya.

Saat HSN mundur, pohon ceri tersebut lalu tumbang secara perlahan menimpa sepeda motornya. Akibatnya stang bagian kiri motornya remuk.

“Alhamdulillah saya bisa selamat, untuk motornya nanti saya perbaiki. Karena yang rusak hanya bagian stang kirinya saja,” tutupnya.

Pelda Suyahrianto, Babinsa Kelurahan Klojen mengamini. Pihaknya saat terjadi pohon tumbang langsung menghubungi BPBD Kota Malang.

“Tadi BPBD Kota Malang bersama PMI dan RJT langsung menangani pohon tumbang. Memotong dan menyelamatkan motor yang tertimpa,” ujarnya.

Petugas penanganan membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

“Iya tadi hanya 30 menitan. Awalnya jalannya kami tutup bersama warga sekitar. Setelah penanganan langsung kami buka lagi,” jelasnya.

Suyahrianto menduga tumbangnya pohon karena akar yang sudah lapuk plus terjangan angin kencang.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada saat cuaca ekstrem seperti saat ini.

“Pohon-pohon di sekitar rumah masing-masing untuk selalu dicek. Apabila mencurigakan, mohon segera dilaporkan, paling tidak ke kelurahan. Nanti kelurahan yang menindaklanjuti,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Kecelakaan Beruntun Terjadi Di Karangploso Akibat Sopir Mengantuk

Diterbitkan

,

Petugas Satlantas Polres Malang saat mengevakuasi korban kecelakaan beruntun di Karangploso, Senin (1/3).(Foto: Istimewa)

KABARMALANG.COM – Jika mengantuk saat menyetir, sebaiknya berhenti dan istirahat terlebih dahulu. Supaya tidak terjadi seperti pengalaman Dedi Hidayatulloh, 39, warga asal Ciamis.

Mobil Daihatsu Xenia yang kemudikannya mengalami kecelakaan di kawasan Jalan Raya Kertanegara, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Peristiwa Senin (1/3) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Tragisnya, kecelakaan itu berimbas kepada 2 kendaraan lain yang sedang terparkir di pinggir jalan. Tak ayal, 7 orang mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

Kanit Laka Satlantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto merinci ketujuh orang tersebut. Yakni Fariz Fauzi, 24, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo mengalami luka dada.

Kemudian, Wijanarko, 19, warga asal Kalimantan Barat mengalami benturan pada dada. Setelah itu Ade Eti Ruhyati, 59, perempuan asal Ciamis mengalami benturan pada pinggang, dada serta kaki kiri.

Selanjutnya, Siti Hoeriah, 62, perempuan warga asal Pangandaran, Jawa Barat mengalami luka memar pada kaki.

Lalu, Eka Siti Nurazizah, 25, warga asal Garut, Jawa Barat mengalami benturan pada dada.

Pipih Sumarni, 21, perempuan asal Kabupaten Ciamis mengalami patah tulang jari kelingking tangan kiri. Dan Empatimah, 70 perempuan asal Kabupaten Ciamis mengalami memar di mata kiri.

“Mereka semua saat ini sedang menjalani perawatan di runah sakit Prasetya Husada, Kecamatan Karangploso,” ungkap Agus.

Kejadian itu gara-garanya Dedi Hidayatulloh mengantuk saat mengemudikan kendaraannya. Kemudian laju kendaraannya oleng ke sisi kanan jalan.

Alhasil, dua kendaraan Suzuki Carry Pick Up yang sedang parkir di bahu jalan sisi kanan tertabrak.

Padahal, di dalam salah satu dua mobil Suzuki Carry Pick Up itu ada dua orang. Yakni terdiri satu pengemudi dan kernetnya.

“Sedangkan penumpang mobil ada 6 orang. Dedi Hidayatulloh yang mengemudikan ini,” terang Agus.

Selain penumpang dalam mobil itu mengalami luka-luka. Ketiga mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu mengalami kerusakan cukup parah.

“Taksiran kerugian material atas kecelakaan itu berkisar Rp 20 juta,” tutup Agus.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com