Olahraga
Carlos Oliveira Menolak Sekadar Lewat di Arema

KABARMALANG.COM – Kontrak Carlos Oliveira, pelatih Arema FC, ternyata akan berakhir. Menurut Carlos, dia dikontrak sampai Februari 2021.
“Kontrak saya berakhir Februari,” ujar Carlos kepada wartawan, Rabu (4/11). Meski berakhir awal tahun 2021, Carlos mengaku belum puas.
Karena, dia belum bekerja secara maksimal. Tanpa liga, dia tidak bisa membuktikan kinerjanya.
Sehingga, dia bakal menunjukkan kualitasnya di sisa kontraknya. Supaya, manajemen Singo Edan mempertimbangkan perpanjangan masa kerjanya.
“Ada waktu untuk melihat bagaimana saya bekerja. Saya ingin memberikan yang terbaik bagi Arema. Baik itu fans dan manajemen,” kata Carlos.
Pelatih asal Brasil enggan menjadi angin lalu bagi Arema. Dia menolak hanya sekadar lewat di tim ini.
“Saya ingin menuliskan nama saya dalam sejarah Arema. Tidak hanya sekadar lewat,” terangnya.
“Suatu saat saya sudah tidak disini lagi. Nanti, wartawan hanya akan mengingat hal baik tentang saya. Menang liga atau menang cup,” tutup Carlos.(carep-04/yds)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoSitus Resmi BMKG Luncurkan Sistem Informasi Real-Time Terpadu: Antisipasi Dampak Puncak Kemarau 2026































