Connect with us

Hukrim

Kijang Seruduk Zebra, Diduga Driver Mengantuk

Diterbitkan

||

Kijang Seruduk Zebra, Diduga Driver Mengantuk
Unit Laka Satlantas Polresta Makota saat olah TKP kecelakaan depan UMM. (Foto : istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sebuah Toyota Kijang menyeruduk Daihatsu Zebra, Senin pagi (26/10). Dua mobil ini bertrabrakan di depan masjid UMM, Tlogomas.

Akibatnya, tiga orang terluka dan dirawat di RS UMM. Diduga, kecelakaan terjadi karena driver Kijang mengantuk.

Toyota N 483 AC, dikemudikan Nurali, 58. Dia warga Jalan Rambutan Desa Pendem, Junrejo Kota Batu. Di kursi penumpang depan, ada Khusnul Aini, 55.

Kijang ini bergerak dari arah Batu ke Kota Malang. Sekitar jam 06.20 WIB, mobil ini melintas di Jalan Tlogomas.

“Diduga, driver Kijang mengantuk. Karena kurang hati-hati, tidak awas kendaraan dari lawan arah,” kata Kanit Laka Satlantas Polresta Makota, Iptu Deddy Catur, kepada Kabarmalang.com, Senin siang (26/10).

Saat driver mengantuk, ada motor di depannya. Motor Yamaha Vega N 6746 AAZ dikendarai Yudha Kurniawan Baskara, 41. Dia warga Jalan Vinolia, Lowokwaru.

Kijang ini kehilangan kendali saat drivernya mengantuk. Moncong mobilnya belok kanan dan menyenggol bokong motor Vega.

Setelah itu, muncul Daihatsu Zebra N 1952 HN dari arah berlawanan. Mobil Zebra, dikendarai Agus Mulyono, 50. Dia warga Mojorejo, Junjrejo Batu. Di samping Agus, ada Tyas, bocah 9 tahun.

Tanpa kompromi, Zebra langsung diseruduk. Bagian depan kedua mobil hancur.

Kijang dan Zebra seketika berhenti. Para pengemudi dan penumpangnya terluka.

“Tiga orang luka ringan karena kecelakaan ini,” ujar Deddy. Mereka dilarikan ke RS UMM untuk perawatan.

Sementara, tiga kendaraan dibawa ke kantor Unit Laka.(carep-04/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sales Palsukan Faktur, Gelapkan Uang Kantor

Diterbitkan

||

Sales Palsukan Faktur, Gelapkan Uang Kantor
Fahrezal Anwar, tersangka penggelapan uang perusahaan modus faktur fiktif. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM Seorang sales memalsukan faktur pembelian secara kredit. Akibatnya, perusahaannya merugi karena uang tidak masuk rekening kantor.

Sales itu bernama Fahrezal Anwar, 25. Dia warga Dusun Sumberingin, Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang.

Sampai Jumat (4/12), dia masih mendekam di Polsek Turen. Dia dilaporkan oleh perusahaannya, PT Indomarco Adi Prima Malang.

“Tersangka telah menggelapkan beberapa barang milik perusahaan. Bukti penggelapan dalam jabatan yang dilakukannya cukup kuat,” ujar Kapolsek Turen Kompol Zainul Arifin, Jumat (4/12)

Tersangka adalah salesman canvas perusahaan. Dia kesehariannya beroperasi di Desa Pagedangan, Kecamatan Turen.

Selama menjalani pekerjaan, Sang sales kerap melakukan penggelapan. Dia memanipulasi data hasil penjualan canvas sejak November.

Sehingga perusahaan mengalami kerugian cukup besar. Dia memanipulasi data pembelian kredit, supaya terbit faktur fiktif.

“Padahal, barang-barang dijual secara tunai tanpa sepengetahuan perusahaan. Uang hasil penjualan barang dipakai untuk kepentingan pribadi,” jelas Zainul.

Ulah tersangka terendus perusahaan yang melakukan audit. Setelah audit, ditemukan selisih pemasukan dan barang yang keluar.

Setelah dicek, banyak uang tidak masuk dari faktur kredit. Kecurigaan akhirnya mengarah pada tersangka Fahresal.

Perusahaan itu melaporkan sales ini ke Polsek Turen. Fahresal ditangkap dengan sejumlah barang bukti.

Misalnya, dua lembar surat perjanjian kerja. Tiga lembar hasil audit kerugian perusahaan. Serta, 88 lembar faktur penjualan kredit.

Si sales dijerat pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan. Polisi masih menghitung kerugian yang dialami pelapor. Meski demikian, ditaksir kerugian mencapai jutaan rupiah.

“Kasus penggelapan ini masih terus kami dalami. Jumlah kerugiannya saat ini masih dihitung,” tutupnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Polres Batu Rampas Bibit Ganja Satu Hektar

Diterbitkan

||

Polres Batu Rampas Bibit Ganja Satu Hektar
Ungkap Kasus Narkoba Hasil Penangkapan Polres Batu Dalam Kurun 2 Bulan (Foto : Arul)

 

KABARMALANG.COM – Polres Batu mampu membongkar jaringan narkotika dua bulan terakhir. 13 tersangka pun diamankan.

Beberapa barang bukti juga disita. Misalnya, daun ganja, sabu dan pil koplo. Polres Batu, juga mengamankan barang bukti penting.

Yaitu, 20 gram bibit ganja. Jika ditanam, maka bibit bisa dipakai 1 hektar lahan.

“Misalnya per bijinya ditanam beberapa centimeter. Setidaknya tanah seluas satu hektar bisa penuh,” ungkap Kapolres Batu AKBP Catur C. Wibowo di Polres Batu, Kamis siang (3/12).

Pengungkapan bibit ganja ini membuat polisi waspada. Untungnya, bibit ganja tidak lolos dari pengungkapan.

Karena, bibit-bibit ganja ini berpotensi mengancam generasi. Catur masih akan mendalami penggunaan bibit ganja tersebut.

Selain itu, total rampasan ganja barang bukti berjumlah 2 ons. Bibit dan ganja kering dirampas dari dua tersangka.

Yaitu inisial YS, 22, dan W, 23. Keduanya merupakan warga Desa Oro-Oro Ombo Kota Batu.

Keduanya adalah residivis narkotika. Mereka tertangkap saat akan transaksi. Tepatnya, 24 November, tersangka hendak mengirim pocket ganja.

Namun, mereka dibekuk oleh Satresnarkoba Polres Batu. Mereka digiring ke Mapolres Batu untuk penyidikan.

“Barang bukti lainnya berupa sabu 15,74 gram. Pil koplo sebanyak 11.000 butir,” jelasnya.

YS dan W termasuk 13 tersangka tangkapan Polres Batu. Tersangka terdiri dari 5 pengedar dan 8 pengguna.

Barang bukti sitaan setidaknya bernilai Rp 40 juta rupiah. Sejumlah 3700 orang diselamatkan dari bahaya narkoba.

“13 tersangka terbukti telah menyalahi UU Narkotika,” ujar Catur. Mereka terancam hukuman kurungan 5-15 tahun.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Kepala Dealer Gelapkan 13 Motor Perusahaan

Diterbitkan

||

Kepala Dealer Gelapkan 13 Motor Perusahaan
Polresta Malang Kota, saat merilis tersangka penggelapan dan pencurian 13 unit sepeda motor (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Polresta Malang Kota menciduk seorang kepala dealer. Dia menggelapkan 13 motor perusahaannya sendiri.

Tersangka adalah pria berinisial AP, 33. Dia warga Dusun Tunjungsari, Kabupaten Malang.

“November (2/11) tersangka AP melakukan perbuatan tersebut. Dengan cara menjual dua sepeda motor tanpa sepengetahuan perusahaan,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, kepada wartawan, di Polresta Malang Kota, Rabu (2/12).

AP adalah kepala dealer Honda PT Nusantara Surya Sakti. Lokasi dealernya di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Lowokwaru.

Karena inilah, dia gampang melancarkan aksinya. Leo menyebut, dua motor pertama dijual ke perusahaan lain.

“Sabtu (7/11), tersangka mengambil lagi dua unit motor dealer. Kemudian, dua unit motor digadaikan kepada Mukhlis (DPO),” jelasnya.

Aksinya berlanjut pada Minggu (8/11). Sekira pukul 10 malam, Si kepala dealer mendatangi kantornya.

Dia merusak penyimpanan kunci kontak sepeda motor. Setelah itu, dia mengambil sembilan kunci kontak.

“Tersangka membawa keluar sembilan sepeda motor tanpa sepengetahuan perusahaan,” lanjut Leo.

Sembilan sepeda motor itu diserahkan ke perusahaan lain. Sehingga, total ada 13 unit motor yang digelapkan tersangka.

“Akibatnya, dealer ini menanggung kerugian Rp 213 juta,” terangnya. Perwakilan perusahaan langsung bergerak.

AP pun dilaporkan kepada kepolisian. Laporan tersebut juga disertai rekaman CCTV perusahaan.

“Usai penyelidikan, tersangka ditangkap Satreskrim Polresta Malang Kota. Dia diamankan Jumat (19/11) pagi di Hotel Sahid Montana,” bebernya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan dua pasal. Yaitu Pasal 363 KUHP dan Pasal 374 KUHP.

“Pasal 363 KUHP, ancaman hukumannya maksimal penjara 7 tahun. Sedangkan, Pasal 374 KUHP, ancaman hukumannya maksimal penjara 5 tahun,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com