Connect with us

Pemerintahan

Korsleting Dominasi Penyebab Kebakaran Kabupaten Malang

Published

on

IMG 20200926 WA0014
Salah satu kebakaran akibat korsleting listrik terjadi di distributor popok PT Unirama Karangploso beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

KABARMALANG.COM – Korsleting listrik mendominasi penyebab kebakaran di Kabupaten Malang. Dua bulan terakhir, listrik menjadi persoalan fatal kasus kebakaran.

Berdasarkan analisa Damkar Kabupaten Malang, ada dua alasan korsleting. Pertama, kabel listrik tidak sesuai dengan watt rumah.

Kebanyakan rumah yang korsleting listrik, ada peningkatan daya watt. Namun kualitas kabel listrik juga tidak ikut ditingkatkan.

“Jadi awalnya kan rumah itu 300 watt. Pakai kabel engkel yang kecil. Itu sudah sesuai SNI. Tapi kemudian ditingkatkan wattnya jadi 1300,” kata Goly Karyanto, Kabid PPK Satpol PP Kabupaten Malang.

“Harusnya kan kabelnya juga diganti. Tapi kabelnya ini tidak diganti. Tetap digunakan kabel engkel yang kecil. Kan tidak kuat untuk menahan beban watt,” kata Goly.

Alhasil, korsleting pun terjadi. Kabel terbakar. Apinya merembet ke benda-benda terdekat.

“Dan nahasnya biasanya kalau korsleting kan lampu padam. Orang itu kebanyakan tidak nyari dulu penyebab padam. Tapi langsung ke meteran listrik di depan rumah. Tujuannya untuk menghidupkan listrik lagi. Lah waktu ke depan itu. Api sudah menyebar,” kata Goly.

Alasan kedua penyebab korsleting listrik adalah perkara stop kontak.

Stop kontak kebanyakan digunakan tidak sesuai dengan daya wattnya.

Contohnya, satu stop kontak hanya bisa dibebani 300 watt. Tapi dibuat colokan magic jar sekaligus alat setrika.

Padahal dua alat itu mempunyai beban 700 watt lebih.

“Ya langsung jadi korsleting. Maka kami sarankan warga Kabupaten Malang. Untuk melihat dulu stop kontak kuat berapa watt. Lalu dibuat apa saja. Kalau tidak kuat, akhirnya korsleting listrik dan kebakaran,” tutupnya.

Data Damkar, kebakaran di Kabupaten Malang cukup meningkat. Oktober 2020, kebakaran sudah terjadi sebanyak 10 kali.

Diketahui, mayoritas penyebab kebakaran itu karena human error. Alias keteledoran masyarakat. Khususnya akibat korsleting listrik.

Dari 10 kebakaran selama Oktober, 80 persennya akibat korsleting.

Sisanya diduga membuang putung rokok.(im/yds)

 

Advertisement

Terpopuler