Hukrim
Antisipasi Demo Susulan, 3 Ribu Personel Disiagakan

KABARMALANG.COM – Sebanyak 3 ribu personel gabungan disiapkan untuk pengamanan unjuk rasa susulan menolak UU Cipta Kerja di Kota Malang. Penyekatan juga dilakukan di pintu masuk Kota Malang.
“Ada penambahan jumlah personel untuk antisipasi, sebanyak 3000 personel gabungan. Ada dari Polda, Polres jajaran. Lalu saya juga minta 5 SSK dari TNI,” kata Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Senin (13/10/2020).
Leonardus mengaku, juga melakukan penyekatan pada akses masuk Kota Malang, sebagai langkah antisipasi akan terjadinya chaos saat aksi unjuk rasa.
Hal ini berdasarkan hasil penyelidikan 129 orang yang diamankan saat kericuhan unjuk rasa pada Kamis (8/10/2020), lalu.
Dari beberapa orang yang diamankan diketahui berasal dari luar kota, seperti Jombang, Banyuwangi, Pasuruan serta Blitar.
“Tadi sudah kami lakukan razia di batas kota dan stasiun. Karena kami lakukan identifikasi kepada pengunjuk rasa kemarin, kebanyakan dari Pasuruan, Jombang, Banyuwangi, Blitar,” beber Leonardus.
Menurut Leonardus, orang-orang tersebut berdatangan ke Kota Malang secara bergelombang dengan menumpang kereta api.
Termasuk mereka yang ditenggarai memakai bondet atau bom ikan.
“Kemarin, mereka berdatangan secara bergelombang memakai itu (kereta) termasuk yang memakai bom bondet. Bila nanti kami temukan (pengunjuk rasa yang membawa bom bondet dan benda berbahaya lainnya), maka akan kami lakukan proses hukum,” pungkas Leonardus.
Leonardus menghimbau, agar unjuk rasa atau penyampaian pendapat digelar secara damai. Pihaknya tak mentoleransi, apabila terjadi aksi anarkisme.
“Saya mempersilahkan karena itu hak warga negara dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat. Tetapi satu hal yang saya ingatkan dan garis bawahi jangan mencoba lagi melakukan tindakan anarkis,” paparnya.
Leonardus memastikan, pihaknya akan memberikan pelayanan maksimal, apabila unjuk rasa berjalan damai. Tapi, jika anarkisme terjadi di tengah demontrasi. Maka, penegakan hukum akan dijalankan.
“Kalau unjuk rasa berjalan damai, maka kami layani semaksimal mungkin dengan baik. Tetapi begitu ada tindakan anarkis, maka kami lakukan penegakan hukum. Saya akan tahan (pelakunya) dan tidak akan ada penangguhan (penahanan),” pungkasnya. (rjs/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan3 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar


































