Connect with us

Pemerintahan

Pilkada Nanti, Wahyu: ASN Kabupaten Malang Harus Netral

Diterbitkan

,

Wahyu Hidayat Sekretaris Daerah Kabupaten Malang

 

KABARMALANG.COM – Pilihan Bupati (Pilbup) Malang yang digelar pada 9 Desember mendatang, Wahyu Hidayat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk menegakan prinsip netralitas.

“Dalam Pilkada nanti, ASN Pemkab Malang harus netral, tidak boleh mendukung salah satu calon,” ujarnya, Selasa (01/09/2020).

Sudah seharusnya, lanjut Wahyu, ASN di lingkungan Pemkab Malang untuk menjaga netralitas dan mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan PP nomor 53 tahun 2010 tentang Displin PNS.

“Jika diketahui, akan saya proses sesuai dengan aturan yang berlaku (PP nomor 53 tahun 2010 tentang Displin PNS, red). Untuk pengawasannya kan ada Bawaslu, inspektorat, dan masyarakat,” ucapnya.

Dalam Pilkada Kabupaten Malang saat ini sudah ada bakal pasangan calon (Bapaslon) Latifah Shokib berpasangan dengan mantan Sekda Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono (LaDub), dan Bapaslon petahana, HM Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi).

“ASN harus bisa jadi panutan di lingkungannya, dan menjaga netralitasnya pada pelaksanaan Pilkada Kabupaten Malang. Jangan mencederai demokrasi,” terangnya.

Selain ASN, Wahyu juga menyampaikan kepada Kepala Desa (Kades) diimbau untuk netral dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Malang.

“Netralitas harus ditegakkan oleh semuanya, baik ASN atau Kades. Karena, keberpihakan ASN dalam politik praktis merupakan pelanggaran yang harus di pertanggung jawabkan oleh pihak-pihak yang berwenang,” tutupnya. (ski/fir)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Forpimcam Sukun Razia Malam Hari Di Kafe Dan Minimarket

Diterbitkan

,

Aparat gabungan saat razia malam di Sukun. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Forpimcam Sukun Kota Malang menggelar razia malam, Jumat (5/3). Petugas gabungan TNI Polri pun mengoperasi tempat keramaian.

Yakni, kafe dan minimarket tempat tongkrongan saat malam. Ini menjadi bukti Satgas Penegakan Disiplin Prokes tak kenal lelah. Setiap waktu, satgas memerangi virus pandemi covid-19.

Ipda Saeful dari Polsek Sukun memimpin operasi ini. Dia razia bersama 8 personel gabungan.

Termasuk dua personel anggota Koramil 0833/04 Sukun. Yaitu Pelda Sugianto dan Serda Abd Rokim.

Forpimcam Sukun memulai operasi dengan apel pasukan. Kemudian, dari markas Polsek Sukun, aparat berkeliling razia.

Patroli mulai pukul 21.00 hingga 21.30 WIB. Sementara, rutenya adalah Jalan S Supriyadi.

Selanjutnya Jalan Rajawali. Petugas juga bergerak ke Jalan Mergan. Setelah itu, patroli kembali ke Jalan S Supriyadi.

“Tujuan patroli ini adalah Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat mikro. Khususnya di wilayah Kecamatan Sukun Kota Malang,” ujar Ipda Saepul.

Patroli menyasar kafe dan minimarket. Karena dua tempat inilah yang berpotensi adanya kerumunan massa.

Petugas mengingatkan batas jam aktivitas usaha sesuai aturan PPKM. Selain itu, petugas membubarkan pengunjung yang nongkrong bergerombol. Apalagi tanpa memakai masker.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Kabar Cuaca Malang, Hujan Deras Masih Berpotensi Bencana

Diterbitkan

,

Kabar Cuaca Malang, Hujan Deras Masih Berpotensi Bencana
Perkiraan cuaca di Jawa Timur. (Foto: BMKG)

 

KABARMALANG.COM – Cuaca ekstrem masih menghantui kabar cuaca Malang Raya. Terbukti hujan deras akhir-akhir ini kerap melanda.

BMKG memperingatkan potensi banjir di wilayah Malang Raya. Yakni, tanggal 7 Maret mendatang dengan level waspada.

Prakirawan BMKG Karangploso, Edythya Ferlani W membenarkan. Kabar cuaca Malang terpengaruh aktivitas uap air Pasifik.

Kabar Lainnya : Cuaca Memburuk, 15 Pohon Besar Tumbang.

Tepatnya, uap dari Samudra Pasifik Timur ke Pasifik Barat. Sehingga dapat meningkatkan aktivitas pembentukan awan hujan. Khususnya wilayah Indonesia bagian timur.

“Itu perkiraan kondisi global. Sedangkan perkiraan kondisi regional terpantau adanya Madden Jullian Oscillation (MJO). Tanggal 04 Maret 2021 berada pada kuadran 7 (Western Pacific),” ungkapnya.

MJO merupakan elemen variabilitas intra musiman terbesar. Yakni 30 hingga 90 hari pada kondisi atmosfer tropis.

Menurutnya, model filter spasial MJO menunjukkan adanya aktivitas gangguan MJO. Yaitu di wilayah Samudra Hindia Selatan Bengkulu hingga selatan Jawa.

Kemudian di Perairan timur Australia. Sehingga, mampu meningkatkan aktivitas cuaca.

“Hal itu berakibat meningkatkan aktivitas konvektif di wilayah tersebut,” tuturnya.

Salah satu dampak aktivitas tersebut di antaranya sirkulasi siklonik. Yang terpantau di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur-NTB.

Sehingga, aktivitas ini membentuk daerah pertemuan kecepatan angin. Yang memanjang dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Kemudian di pesisir selatan Yogyakarta dan di NTB bagian barat.

“Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang. Yaitu di Selat Malaka, pesisir barat Sumatera. Dari Jambi hingga Lampung. Dari Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan,” tuturnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Ratusan Wartawan Ikuti Suntik Vaksin Tahap 2 Kota Malang

Diterbitkan

,

Ratusan Wartawan Ikuti Suntik Vaksin Tahap 2 Kota Malang
Lucky Aditya Ramadhan, wartawan Beritajatim.com saat vaksinasi Covid-19 di Persada Hospital Malang (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Ratusan pekerja media telah melaksanakan vaksinasi tahap 2 Kota Malang. Vaksinasi wartawan sendiri telah memasuki hari kedua.

Hari pertama berlangsung di Puskesmas Kedungkandang, Kamis (4/3), dengan kuota 60 orang. Lalu hari ini (5/3), terhelat di Persada Hospital Malang, dengan jatah 40 awak media.

Direktur Persada Hospital Malang, dr Sigit Riyarto membenarkan. Pemkot Malang menunjuk Persada sebagai lokasi vaksinasi tahap ke dua untuk petugas pelayanan publik.

“Kami memiliki kapasitas sebanyak 200-an per hari. Alhamdulilah hari ini juga sukses ya. Barengan sama vaksinasi untuk guru juga,” ujar Sigit, kepada wartawan, Jumat (5/3).

Kabar Lainnya : Selalu Raih Prestasi Terbaik, GABSI Kota Malang Tiap Ikuti Turnamen.

Persada Hospital menyiapkan dua tenaga vaksinator resmi. Sejumlah petugas pembantu juga ada untuk proses tahapan vaksinasi.

“Kita sediakan 4 meja. Ada bagian pendaftaran, screening, pemberian vaksinasi dan observasi. Kurang lebih ada sekitar 12 sampai 15 petugas. Termasuk dua vaksinator,” ungkapnya.

Sigit menuturkan ada beberapa wartawan yang mengalami gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan, usai suntik vaksin.

“Seperti nyeri di area suntikan. Tetapi ada juga beberapa orang yang mengalami demam kemudian sakit kepala. Ada yang mual juga tapi tidak banyak,” paparnya.

Lucky Aditya Ramadhan, wartawan Beritajatim.com berkomentar. Dia bersyukur tidak mengalami gejala apapun setelah vaksin.

“Alhamdulillah saya sudah vaksin, tidak ada gejala apapun. Rasanya hanya nyeri, namanya suntik pasti nyeri, gak mungkin geli,” ungkapnya.

Sam Ikul, sapaannya, akan kembali untuk suntik dosis kedua. Dia juga  mengharap seluruh masyarakat mendapat jatah untuk vaksin.

“Semoga semua masyarakat Indonesia mendapat kesempatan yang sama. Karena kesehatan masyarakat menjadi tanggung jawab pemerintah,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com