Connect with us

Kabar Batu

Bingung Kebijakan Pemkot, Masyarakat Batu Ingin Kegiatan Sosial Dikembalikan

Diterbitkan

||

Ilustrasi tahlil kerukunan

 

KABARMALANG.COM – Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) nyatanya membuat masyarakat kebingungan terhadap kebijakan yang dibua Pemkot Batu.

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang mengeluh tentang pelarangan tersebut seperti tahlilan yang merupakan kerukunan lingkungan dan lain sebagainya.

“Beberapa masyarakat kebingungan dan mengeluh memang. Karena perlakuannya dianggap tidak sama dengan kebijakan untuk orang diluar Kota Batu yang memberi interaksi sosial,” ujar Andi Faisal Hasan Kepala Desa Junrejo, Minggu (30/08/2020) kepada Kabarmalang.com.

Andi Faisal juga mengungkapkan dengan adanya hal itu banyak masyarakat yang merasa tidak adil dengan kebijakan tersebut.

Sementara itu Walikota Batu Dewanti Rumpoko menerangkan bahwa Pemkot tidak pernah melarang untuk melakukan kegiatan sosial di lingkungan terlebih kegiatan keagamaan.

“Kami tidak melarang asalkan dilakukan dengan protap kesehatan saja,” tuturnya kepada awak media.

Hal ini diaminkan oleh Wakil Walikota Batu Punjul Santoso yang juga menjelaskan bahwa dirinya bahkan bisa melakukan tahlil ketika sang ayah meninggal hingga hari ketujuh.

“Asalkan bisa menjaga jarak, menggunakan masker, dan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar,” tukasnya. (arl/fir)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Polisi Amankan Long Weekend Kota Batu

Diterbitkan

||

Anggota Polres Batu saat menegur pengendara roda dua. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Intensitas mobilisasi wisatawan Kota Batu meningkat sejak Rabu kemarin (28/9). Polres Kota Batu pun menurunkan 120 personelnya.

Ini untuk mengamankan lajur jalan raya Kota Apel tersebut.

“Kami akan ketat mengawasi protap kesehatan (prokes) di jalan,” ungkap Kasatlantas Polres Batu AKP Mala Darius, Kamis siang (29/10).

Dua hari terakhir, belum ada pelanggaran prokes di jalan. Menurut Mala, ledakan wisatawan tak bisa dibendung.

Namun, Polres Batu mengantisipasinya dengan penegakan aturan. Larangan saat berkendara juga disampaikan.

Misalnya, berkemudi sambil main handphone. Lalu pengemudi di bawah umur. Setelah itu, berboncengan lebih dari satu orang.

Pengguna helm non SNI dan ugal-ugalan bakal ditindak. Mala membeberkan, Polres Batu membentuk tiga pos utama.

Supaya, long weekend Batu aman terkendali. Misalnya, pos pelayanan didirikan di Jatim Park dan Museum Angkut.

Pos pantau blank spot rawan kecelakaan juga disiapkan. Lokasinya di Pujon dan Ngantang.

“Terakhir pos pengamanan di pertigaan Pendem,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Terinspirasi Yogyakarta, Serap Ide Edukasi Kaus Wisata

Diterbitkan

||

Kabag Humas Pemkot Batu Santi Restuningsasi saat mempelajari wisata edukasi pembuatan kaos (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM Pemkot Batu terinspirasi wisata edukasi pembuatan kaos Yogyakarta. Ini bisa menjadi ide baru destinasi di Batu.

“Kalau edukasi pembuatan kaus memang belum ada. Rata-rata wisatawan hanya membeli saja,” terang Bambang Irawan, pelaku usaha kaus Kota Batu kepada Kabarmalang.com, Rabu petang (28/10).

Kaus wisata Kota Batu belum menjadi andalan produk wisata. Ini jika dibandingkan dengan buah apel dan produk turunannya.

Santi Restuningsasi Kabag Humas Pemkot Batu tertarik konsep ini. Edukasi pembuatan kaus di pusat oleh-oleh bisa mendorong penjualan.

Ini karena wisatawan secara langsung bisa mengetahui bahan kaus. Serta, melihat cara pembuatan kaus sebelum membeli.

“Jadi bisa membeli sesuai dengan kebutuhan. Memilih bahan dan menyesuaikan budget yang dimiliki,” jelasnya. Inspirasi ini akan dibawa ke Kota Batu.

Serta, menjadi masukan untuk pengembangan destinasi wisata edukasi kaus.

Hal senada diungkapkan Rahman Surahman pengelola Omah Oblong Sleman, Yogyakarta. Dia mengakui bahwa edukasi pembuatan kaos cukup mendongkrak penjualan.

“Wisatawan tidak merasa tertipu. Biasanya harga Rp 50 ribu dapat bahan polyester. Yang harusnya harga Rp 30 ribu. Di sini mereka bisa mendapatkan kaus katun. Yang halus dan sejuk,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Dispertan Siapkan Cold Storage Untuk Petani

Diterbitkan

||

Ilustrasi Petani Kota Batu ( Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Petani buah sayur Kota Batu menghadapi persoalan jelang panen raya. Produk melimpah berpotensi cepat busuk bila tak segera dijual.

Dispertan Kota Batu merespon persoalan ini. Dispertan akan melakukan pengadaan dua unit cold storage.

Yaitu, kulkas besar untuk penyimpanan panen sayur buah petani.

Cold storage bakal ditempatkan di dua desa. Pertama, Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji.

Kedua, Desa Pendem Kecamatan Junrejo.

“Akan dilaksanakan pada 2021 mendatang. Setidaknya membutuhkan anggaran Rp. 10 milyar,” ujar Sugeng Pramono Kadispertan Kota Batu, Rabu siang (28/10).

Dengan dua cold storage tersebut, Sugeng berharap petani terbantu. Hasil produk pertanian petani diharap lebih awet.

Sehingga, petani bisa menekan potensi harga rendah panen raya.

Sugeng juga menarget pengadaan ini bisa masuk recovery ekonomi nasional. Sehingga pembangunan cold storage bisa terwujud sesegera mungkin.

“Ini juga menyelamatkan ikon Kota Batu. Karena, banyak petani Batu yang berganti varietas jeruk. Akibat, tanaman apel yang harganya semakin menurun,” imbuhnya.

Sugeng yakin varietas apel akan tetap survive. Serta tetap menjadi ikon kota destinasi wisata ini.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com