Connect with us

Kabar Batu

Genjot Perekonomian Kota Batu, Anggaran Belanja Pemkot Jadi Solusi

Diterbitkan

,

KABARMALANG.COM– Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Kota Batu telah disahkan. Didalamnya, belanja daerah mengalami peningkatan, sementara target pendapatan asli daerah (PAD) mengalami penurunan.

Walikota Batu Dewanti Rumpoko merinci dari sisi PAD sebanyak Rp 814.596.141.845.00, kemudian sisi belanja daerah sebanyak Rp 1.123.391.938.151.77, ditambah sisa pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan daerah dialokasikan sebanyak Rp 310.687.383.087.77, yang berasal dari Silpa APBD tahun anggaran 2019 lalu. Sementara untuk pengeluaran pembiayaan daerah sebanyak Rp 1.891.586.781.00.

“Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, kita bisa belajar banyak dan harus melakukan upaya terobosan melalui kebijakan anggaran yang tepat untuk dialokasikan dan dibelanjakan seefektif dan seefisien mungkin, melalui skala prioritas program kegiatan,” kata Dewanti, Jumat (28/8/2020).

Dewanti menambahkan kebijakan yang paling tepat untuk ditempuh adalah dengan mengurangi belanja yang bersifat operasional dan memberi porsi anggaran yang lebih besar untuk pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan infrastruktur dasar yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja.

Dijelaskan lebih jauh, kebijakan fiskal melalui instrumen APBD akan memegang peran vital di sisa tahun 2020 untuk menahan perekonomian dari penurunan lebih dalam, maupun di tahun 2021 dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi.

Maka dari itu langkah yang cukup menurut wanita yang akrab disapa Bude tersebut adalah dengan mempercepat belanja pemerintah. Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo yang meminta seluruh pemerintah daerah segera membelanjakan anggaran. Sebab di masa krisis akibat pandemi virus Covid-19 ini, hanya belanja pemerintah yang bisa diandalkan untuk menggerakkan perekonomian.

“Dalam situasi normal pemerintah daerah bisa mengharapkan investasi swasta untuk menggenjot perekonomian. Namun dalam situasi abnormal seperti sekarang ini, maka cara tersebut tidak bisa lagi diterapkan. Dengan kata lain salah satu cara agar pertumbuhan ekonomi kembali bergairah adalah dengan mempercepat dan menggelontorkan sebanyak-banyaknya belanja pemerintah, khususnya belanja modal,” imbuh Dewanti.

Bude panggilan akrab Dewanti juga berharap langkah dengan meningkatkan belanja pada perubahan APBD Tahun 2020 bisa menjadi faktor pendorong untuk kembali membuat perekonomian Kota Batu kembali menggeliat. (rjs/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih