Connect with us

Peristiwa

IHSG Rebound 1,22% ke Level 8.031: Sektor Barang Baku Jadi Motor Penggerak Utama

Published

on

IHSG Hari Ini 25 Februari 2026: Rebound ke Level 8.330, Sektor Finansial Jadi Motor Utama
Pemulihan ini menandakan optimisme investor mulai kembali meskipun sempat dihantam sentimen negatif (istimewa)

KABARMALANG.COM – Setelah mengalami koreksi tajam sebesar 4,73% pada pekan pertama Februari, IHSG hari ini resmi ditutup menguat 1,22% ke level 8.031,87.

Pemulihan ini menandakan optimisme investor mulai kembali meskipun sempat dihantam sentimen negatif dari lembaga pemeringkat internasional.

Memahami “Badai” Pekan Lalu (2–6 Februari 2026)

​Jika Anda merasa pasar sedang lesu, hal tersebut adalah dampak dari rentetan sentimen negatif pekan lalu yang meliputi:

  • Outlook Moody’s: Perubahan prospek utang Indonesia menjadi Negatif (walau peringkat tetap Baa2) memicu kekhawatiran jangka panjang terhadap kesehatan fiskal.
  • Sentimen MSCI: Ketidakpastian terkait pembekuan indeks MSCI menyebabkan dana asing (foreign outflow) keluar secara masif.
  • Kepanikan Pasar: Aksi jual berantai yang sempat menekan indeks hingga ke bawah level 8.000.

Analisis Kebangkitan Hari Ini (9 Februari 2026)

​Kebangkitan hari ini didorong oleh beberapa faktor krusial yang saling mendukung:

  • Lonjakan Sektor Barang Baku: Sektor ini melesat tajam 4,41%, menjadi primadona sekaligus pendorong utama kenaikan indeks hari ini.
  • Kompak dengan Bursa Asia: Optimisme regional turut mendongkrak IHSG, terlihat dari indeks Nikkei (+3,89%) dan Hang Seng (+1,76%) yang juga menghijau.
  • Likuiditas Tinggi: Nilai transaksi tembus Rp17,87 triliun, menunjukkan adanya akumulasi beli yang cukup agresif di harga bawah (buy on weakness).

Tips bagi Investor

​Dengan kondisi pasar yang mulai rebound, tetaplah waspada terhadap potensi volatilitas.

Pantau pergerakan harga secara real-time melalui aplikasi seperti RTI Business, Stockbit, atau Ajaib untuk melihat apakah tren penguatan ini akan berlanjut (sustainable) hingga akhir pekan.

Advertisement

Terpopuler