Pemerintahan
Tekan Stunting, Kadinsos: Kehadiran Orang Tua dan Bayi Belum Maksimal di Posyandu

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang meminta para ibu rumah tangga yang menganggap anaknya berisiko stunting untuk rutin membawanya ke Posyandu.
Hal ini di nilai sebagai salah satu langkah konkrit untuk menurunkan angka stunting Kota Malang.
Secara khusus, dengan membantu keluarga yang anaknya mungkin mengalami stunting. Ini termasuk memberi anak makanan sehat dan secara rutin memeriksa kesehatannya.
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito menyampaikan bahwa kehadiran ibu dan anak ke Posyandu di nilai kurang optimal.
Dari data Dinsos-P3AP2KB, di Kota Malang ada sebanyak 3.048 anak berisiko mengalami stunting.
“Kondisi tersebut di sebabkan kehadiran orang tua dan bayi di Posyandu belum maksimal, masih di angka 75 persen,” kata Donny.
Ia juga mengatakan, anak yang di nilai berisiko stunting tersebut di lihat dari berat dan tinggi badannya yang kurang.
Donny pun sudah koordinasikan dengan camat dan lurah, agar bagi siapa saja yang memiliki balita, bisa rutin ke Posyandu.
“Kami minta agar koordinasi ini sampai ke tingkat RT RW,” terang Donny.
Menurutnya, angka yang di dapat dari bulan timbang tersebut salah satunya di pengaruhi oleh jumlah kehadiran orang tua dan bayi ke Posyandu.
Sebab, jika di dapati kehadiran bayi di Posyandu meningkat maka angka risiko stunting di nilai bisa lebih dapat di tekan.
“Angka (kehadiran) tersebut nanti akan signifikan membantu jumlah risiko stunting,” katanya.
“Kalau jumlah kehadiran bayi ada banyak dan kita harapkan yang datang ke Posyandu itu sehat, persentasenya bisa menurunkan jumlah risiko stunting secara signifikan,” pungkas Donny. (carep01/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































