Pemerintahan
Bansos PKL Di Kota Malang Cair, 4200 Pedagang Dapat Rp 1,2 Jutaan

KABARMALANG.COM – Kodim 0833 berkolaborasi dengan Dinas Sosial P3AP2KB untuk menyalurkan bansos tunai bagi PKL di Kota Malang.
Dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Tunai untuk Pedagang Kali Lima dan Warung (BTPKLW-TNI), ada 4200 PKL dan warung di Kota Malang yang menerima bansos.
Masing-masing PKL menerima bantuan tunai sebesar Rp1,2 juta, tanpa potongan apapun.
Dana berasal dari Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 5,040 miliar yang akan tersalur secara bertahap berdasarkan wilayah kecamatan.
Lima Koramil di Kota Malang menjadi pelaksana penyaluran. Yakni Koramil Klojen, Lowokwaru, Sukun, Kedungkandang dan Blimbing.
“Bantuan tunai ini merupakan upaya pemerintah mengatasi permasalahan akibat covid-19,” seru Kasdim 0833 Mayor Arm Chairul Effendi, mendampingi Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian Primadhona, Selasa (19/10).
Kabar Lainnya : Tertekan Pinjaman Online, Warga Blimbing Lakukan Percobaan Bunuh Diri.
Pemerintah menggandeng TNI-Polri untuk menyalurkan bantuan tunai. Dengan pertimbangan, ada percepatan pemberian bantuan dan keterjangkauan serta pemerataan wilayah.
Harapannya, pelaku usaha mikro, khususnya pemilik warung dan PKL yang belum tersentuh oleh UMKM bisa mendapat bantuan yang sama.
“Nilai bantuannya lebih banyak. Sehingga bisa menjadi modal usaha dalam pemulihan ekonomi masing-masing. Harapannya pandemi segera berakhir, dan perekonomian kembali pulih,” imbuh Kasdim.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos-P3AP2KB, Juwita mengamini.

Pedagang dan PKL yang terdampak covid-19 saat mencairkan bansos tunai di Kodim 0833 Kota Malang. (foto : ist)
Nilai bantuan dari pemerintah kali ini berkali lipat ketimbang bantuan sebelumnya Rp 300 ribu.
Karena, nilai bantuan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) maupun APBD, dan dana lainnya sifatnya terbatas.
“Sebelumnya dana APBD pada pos belanja tak terduga, hanya menyasar 2.500 PKL sebesar Rp 300 ribu. Jumlah kali ini empat kali lipat jadi Rp 1,2 juta,” kata Juwita.
“Harapannya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan dapat memanfaatkan sebaik-baiknya,” tambah Juwita.
Dengan keterlibatan TNI-Polri, pihaknya berharap dalam proses penyaluran berjalan aman dan tertib, serta menerapkan prokes dengan ketat.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































