Serba Serbi
Tahun 2024 Kota Malang Menargetkan Jadi Kota Layak Anak Utama

KABARMALANG.COM – Dinsos-P3AP2KB menargetkan di tahun 2024 ini Kota Malang menjadi Kota Layak Anak (KLA) Utama.
Hal tersebut di sampaikan oleh Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito Widoyoko beberapa hari yang lalu.
Menurutnya, Kota Malang saat ini masih berstatus sebagai KLA Nindya.
Pihaknya terus berupaya agar Kota Malang naik status menjadi KLA Utama.
Selama ini yang menjadi hambatan KLA Kota Malang untuk naik status.
Salah satunya keberadaan Unit Pelaksana Tugas (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Sedangkan UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang masih baru di bentuk sekitar satu tahun yang lalu.
Sejak di bentuknya UPT PPA telah menerima banyak sekali aduan berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik kekerasan verbal maupun kekerasan fisik.
Di antaranya terkait kekerasan dalam rumah tangga maupun keluarga, kekerasan di dalam hubungan pacaran, hingga bullying.
“Sekarang kita Nindya. Kota Layak Anak harapan kita bisa ke utama. Karena kita sekarang sudah ada UPT PPA,” kata Donny.
Keberadaan UPT PPA, kata Donny sangat membantu untuk menangani permasalahan kekerasan yang dialami perempuan maupun anak.
Dinsos-P3AP2KB Kota Malang juga menggandeng Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) di Malang Raya untuk memberikan pendampingan bagi perempuan dan anak korban kekerasan.
“Jadi pelayanan dan penanganan terkait dengan hak-hak dasar anak, kita lebih komprehensif lagi,” ucapnya.
“Kita kerja sama dengan psikolog dari Himpsi. Kemudian dengan LKS yang terkait dengan anak,” sambung Donny.
Dinsos-P3AP2KB Kota Malang tengah mendorong untuk Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Malang tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dapat segera di sahkan. (*)
Olahraga4 hari yang laluKandidat Pelatih Timnas Indonesia: PSSI Kerucutkan Daftar Nama, Siapa Menukangi Skuad Garuda?
Peristiwa3 hari yang laluKecelakaan Maut di Tol Malang–Pandaan KM 84, Hiace Tabrak Truk Tronton: 2 Tewas, 9 Luka
Peristiwa2 hari yang laluCara Cek Status Penerima BSU Kemenag (Guru Non-ASN) via SIMPATIKA & SIAGA Pendis
Peristiwa1 minggu yang laluLedok Amprong: Menjajal River Tubing Ekstrem di Hulu Sungai Brantas Malang
Pemerintahan4 hari yang laluDiskopindag Malang Angkat Legenda Keramik Dinoyo Lewat Festival, Dorong Industri Kreatif Lokal Bangkit
Peristiwa3 minggu yang laluUPT PPA Malang Jamin Kerahasiaan Korban Kekerasan, Bertindak Cepat pada Kasus Perundungan
Olahraga3 hari yang laluKapolres Malang Cup 2025 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan Voli Antar Club Pertama di Malang
Pemerintahan3 minggu yang laluLaporan Kekerasan Anak dan Perempuan Malang Melonjak 48 Persen, Dinsos Apresiasi Keberanian Korban






























