Connect with us

Kabar Batu

Koboe Sarawan, Puji Pameran Lukisan Tekstur di GR Kota Batu 

Diterbitkan

,

Koboe Sarawan (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Puluhan lukisan tekstur beragam karakter bertajuk ” TEXTURS” yang di pamerkan lima seniman kelompok Gank- Sal  (EWO) di Galeri Raos (GR), Jl. Panglima Sudirman, Kota Batu.

Menurut Fatoni, Ketua Pondok Seni Galeri Raos Batu, adalah komitmen Art Malang untuk bisa hadir di tengah masyarakat seni Malang Raya. Praktis, sebanyak 35 lukisan tekstur tersebut.

“Memberikan support bagi kegiatan seni khususnya pameran seni pada awal Maret,” ujarnya.

Texturs ini, kata Fatoni. Seperti yang di lalui, menurut dia, bersama gerak seni rupa di Kota Batu khususnya di Malang Raya, pada umumnya terus bergeliat kendati di masa pandemi.

“Pameran Tekstur sendiri di harap mampu menjadi asupan semangat bagi masyarakat seni, dan khalayak ramai untuk tetap bergerak bersama dalam ekosistem seni rupa di Malang Raya. Pameran Texturs Gank- Sal ( EWO) texturs merupakan istilah yang tidak asing,” kata dia.

Dalam dunia seni rupa, kata dia, tekstur menjadi salahsatu bagian atau elemen rupa yang tidak terpisahkan.

“Selain garis, bentuk, dan warna. Ada tekstur kasar yang terasa bila di raba, dan ada tekstur seru. Sehingga tekstur adalah nilai raba pada suatu permukaan,” ungkapnya.

“Di bulan Maret ini, dari beberapa sahabat Pondok Seni Batu yang menamakan kelompoknya Gank- Sal (EWO) mengadakan pameran bersama di Galeri Raos dari tanggal 5 – hingga 13 Maret 2022 mendatang,” sambungnya.

Perupa ini, ungkap dia, sebanyak lima orang. Yakni, Anwar, Fadjar Djunaedi, Riyanto Sinyo, Soegiono, dan Yusfianto Sitom, memprestasikan hasil kerja kreatif mereka.

“Pameran memamg sebuah peristiwa penting bagi dunia seni rupa, momintum ini menjadi berarti karena mempertemukan hasil kerja kreatif perupa dengan publik. Disini akan terjadi dialog interaktif secara langsung antar karya seni rupa hasil pemikiran, daya imajenasi dan kreatifitas perupa dan penikmat seni rupa,” terangnya.

Kemudian, terang dia, tidak hanya itu, karena bisa dialog langsung dengan para perupa.

“Sehingga penikmat seni rupa dialog langsung dengan para perupanya. Para penikmat seni rupa setidaknya bisa masuk dalam resonansi seni rupa yang di bangun kelima perupa Gank- Sal (EWO) ini,” timpalnya

Sementara itu, Anwar salahsatu seniman Gank- Sal (EWO) mengaku seniman masing- masing memamerkan gayanya.

“Dengan tema tekstur, beragam aliran dan karakter. Mulai abstrak, dekotatif, realis, dan beberapa karakter lain,” kata Anwar.

Terpisah, Penasehat Pondok Seni Galeri Raos Kota Batu, Koboe Sarawan, yang juga seniman pelukis handal mengatakan pameran kelompok lima ini, memamg pelukis- pelukis sudah cukup lama.

“Mereka mengeksplor teknik- teknik baru yang mungkin tajuk texturs, dan mungkin mereka belum pernah menggarap tekstur. Biasanya tekstur kan kanvensional, teknik yang bisa di garap pelukis realis,” ujar Koboe.

Semetara disini, kata dia, main tekstur dan ini mereka mencoba mengeksplor diri. “Ada kemungkinan kejenuhan  sebuah kejenuhan dan itu menarik keren banget,” puji Koboe. (gus/fir) 

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih