Connect with us

Kabar Batu

Kak Seto Datangi Balaikota Among Tani, Disambut Wali Kota

Diterbitkan

,

Kak Seto Datangi Balaikota Among Tani, Disambut Wali Kota

 

KABARMALANG.COM – Kak Seto, atau Seto Mulyadi, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) datangi Balaikota Among Tani, Senin (14/6).

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menerima kunjungan Kak Seto tersebut. Kak Seto datangi Kota Batu bersama Sekjen LPAI, dan LPAI Jawa Timur.

Sementara, Kepala DP3AP2KB, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, serta HIMPSI Malang dan LPAI Kota Batu, mendampingi Wali Kota Batu.

Kak Seto menjelaskan tujuannya adalah, untuk melihat langsung, yang terjadi dalam kasus dugaan pelecehan di salah satu sekolah yang ada di Kota Batu.

“Kami sowan kepada Wali Kota Batu, setelah itu kami minta izin melihat anak-anak untuk melihat kondisi psikologis mereka,” katanya.

“Kami berkoordinasi untuk melakukan assessment, tadi bu Wali Kota berencana mengajak anak jalan-jalan. Proses assessment akan menjadi tugas teman-teman HIMPSI, jangan sampai anak-anak tertekan,” tambahnya.

Kak Seto juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama melindungi anak-anak. “Ibaratnya perlu satu kampung untuk melindungi satu anak. Saya rasa media juga perlu untuk membantu langkah itu,” kata Kak Seto.(fir/yds)

Edukasi

Kota Batu Pembelajaran Tatap Muka, Berlaku 3 Jam Saja

Diterbitkan

,

Kota Batu Pembelajaran Tatap Muka, Berlaku 3 Jam Saja
Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu dalam peninjauan sekolah tatap muka. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Kota Batu melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Beberapa sekolah sudah mulai menggelar kegiatan belajar mengajar, Senin (6/9).

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengunjungi sejumlah sekolah untuk meninjau PTM terbatas.

Dewanti mendatangi SMP Muhammadiyah 8, SMPN 1 Batu, SMAN 1, SMP Islam As Salam, dan MTs Negeri Kota Batu.

Wali Kota Batu hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Eny Rachyuningsih dan Kabag Prokopim M Tavip.

Dewanti menjelaskan kegiatan pembelajaran di Kota Batu terlaksana secara terbatas. Kemudian, setiap ruang kelas hanya terisi 15 hingga 16 siswa.

Bahkan, penyelenggaraan PTM hanya selama 3 jam saja. Ada pula siswa yang tetap mengikuti secara online (daring).

“Alhamdulillah, setelah kami meninjau prokes sudah berjalan dengan baik. Sekarang tinggal guru, satgas sekolah, dan murid bagaimana mentaati prokes,” katanya.

Wali Kota Batu juga memerintahkan Kadindik untuk mengontrol pelaksanaan PTM setiap saat.

“Setiap saat, tanpa mengenal waktu berkeliling untuk memastikan protkes berjalan dengan baik,” tambah Dewanti.

Kemudian, Dewanti juga menyempatkan untuk menyapa dan berdialog dengan para siswa. Dia memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa.

Selain itu, Dewanti pun tetap memberikan informasi tentang protokol kesehatan kepada para remaja tersebut.

Sementara, Kadindik menjelaskan pembelajaran PTM menunggu kesiapan sekolah. Saat ini ada 24 sekolah yang telah mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas covid-19.

“Proses bukan hanya dari sekolah, sebelum berangkat, dan penjemputan adalah tanggung jawab wali murid,” kata Kadindik.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Kejari Dan Satpol PP Batu Bantah Klaim Oknum ‘AS’ Soal Skypark Resort

Diterbitkan

,

Kejari Dan Satpol PP Batu Bantah Klaim Oknum 'AS' Soal Skypark Resort
Gabungan LSM Kota Batu. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kejaksaan Negeri Kota Batu dan Satpol PP membantah keras klaim oknum wartawan inisial AS. Yaitu, klaim keterlibatan jaksa dalam kasus dugaan penipuan terhadap Perumahan Skypark Resort.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Batu Supriyanto pun membantah keras tudingan oknum wartawan inisial AS tersebut.

Dia menegaskan tidak mengetahui dan tidak merasa terlibat dalam praktik dugaan gratifikasi seperti klaim oknum AS itu.

“Kami memang tidak mengetahui, soal praktik gratifikasi seperti kata AS. Justru saya taunya dari rekan media yang mengirim berita itu ke saya,” terangnya, Sabtu (26/6).

Kajari menyatakan bantahannya di depan sejumlah gabungan LSM Kota Batu. Yaitu YUA Jatim, LSM LIRA dan LSM Alab-alab beserta wartawan.

Gabungan LSM dan wartawan itu mengkonfirmasi dugaan adanya gratifikasi dan penipuan kepada salah satu developer perumahan Skypark Resort.

Kabar Lainnya : Maling HP Di Turen Malang Dibui, Lagi Ngamen Tangannya ‘Nggrathil’.

Sebelum ini, kuasa hukum perumahan Skypark Resort Kota Batu, Suwito Joyonegoro SH memang membuka kasus yang menimpa kliennya.

Ada oknum wartawan inisial AS yang mencatut Satpol PP dan Kejari Kota Batu untuk menipu kliennya.

Menurut Suwito, oknum itu meminta uang dengan total kurang lebih Rp 1 miliar sebagai ‘pelicin’ perizinan perumahan.

Ketua YUA Jatim, Alex Yudawan, SH menambahi. Tujuannya mendatangi Kejari Batu dan juga Satpol PP guna mengkonfirmasi klaim oknum wartawan inisial AS tersebut.

Karena, klaim itu mencatut oknum Kejari Batu dan juga oknum Satpol PP. Klaim itu menyebut oknum jaksa dan Satpol PP terlibat konspirasi untuk menipu developer perumahan Skypark Resort Kota Batu.

“Kami datang hanya menanyakan kebenaran adanya dugaan oknum Kejari Batu berinisial ES dan oknum Satpol PP yang berinisial WPU,” ujarnya.

Kabar Lainnya : SMKN 10 Kota Malang Ada Tersangka Baru, Ini Keterangan Kejaksaan.

“Dugaannya, mereka telah menerima sejumlah uang dan sepedah gayung melalui oknum LSM dan oknum wartawan tersebut,” katanya

Jika memang ada oknum Kejari Batu dan Satpol PP yang terbukti bermain, maka dirinya bakal melaporkan oknum tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Ya, jika terbukti maka harus ada penindakan tegas. Karena mereka berbicara tentang hukum di luar sana. Tetapi kenyataannya malah bermain dengan kelompok tertentu. Ini salah satu bentuk tindak pidana korupsi termasuk gratifikasi juga,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LSM Alab-alab, Gaib Sampurno mereaksi keras pemberitaan soal klaim dugaan keterlibatan oknum jaksa dan Satpol PP dalam kasus perizinan Skypark Resort.

“Kedatangan kami ke sini mengkonfirmasi. Siapa oknum Kejari Batu dan Penegak Perda tersebut yang menerima uang dari perizinan perumahan Skypark Resort itu,” terangnya.

Kabar Lainnya : Skypark Resort Merugi Rp 1 Miliar, Kena Tipu Oknum Media Dan LSM.

“Tetapi, jawaban dari pihak Kejari Batu dan juga Satpol PP sama. Tidak ada satupun oknum Kejari dan Satpol PP yang menerima dana atau minta sepeda gayung tersebut,” tambah Gaib.

Tetapi, bila ke depan ada bukti- bukti dan juga unsur yang terpenuhi, LSM Alab – Alab bersama gabungan LSM bakal melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

“Nantinya, jika memang benar- benar terbukti maka kami bakal melaporkannya ke aparat penegak hukum. Kami juga akan laporkan ke Satgas 53. Agar tidak menjadi preseden buruk di Kota Batu ini,” tandasnya.

Kuasa Hukum Perumahan Skypark Resort Suwito Joyonegoro S.H menambahkan. Dia akan berkoordinasi dengan Polres Batu.

“Ya nantinya lebih lanjut, kita akan kordinasi kepada pihak aparat Polres Batu. Nantinya dalam waktu dekat ini kita akan kordinasi terkait perkara ini yang sudah kita sangkakan,” ujarnya.

Suwito sapaan akrabnya menjelaskan, sanggahan itu menurutnya sah – sah saja. “Karena itu hak mereka. Makanya kita akan dalami lebih lanjut perkara ini nantinya,” tutupnya.(har/fir)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Skypark Resort Merugi Rp 1 Miliar, Kena Tipu Oknum Media Dan LSM

Diterbitkan

,

Skypark Resort Merugi Rp 1 Miliar, Kena Tipu Oknum Media Dan LSM
Kuasa Hukum Skypark Resort Suwito Joyonegoro SH. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – DPRD Kota Batu komisi A dan Komisi C, dan Satpol PP Kota Batu serta DPMTSP-TK Kota Batu baru melakukan sidak terhadap perumahan Skypark Resort.

Ternyata, sidak beberapa waktu lalu membongkar masalah baru di Kota Batu. Kuasa Hukum Skypark Resort Suwito Joyonegoro SH membenarkan.

Ada oknum yang mengaku-ngaku dari media dan LSM di Kota Batu. Dia menduga mereka sebagai dalang atau intellectual dader.

“Secara harfiah, pelaku merupakan pelaku tindak pidana secara umumnya. Tetapi pelakunya kalangan profesi atau orang yang berpendidikan. Mereka menggunakan intelektualnya dalam melakukan tindak pidana,” katanya, Jumat pagi (25/6).

Sebab, management perumahan Skypark Resort mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Lebih tepatnya hampir di angka kurang lebih Rp 1 miliar rupiah.

Mulanya, perumahan tersebut baru saja melaksanakan pengelolaan lahan management. Kemudian, datanglah oknum Satpol PP yang berinisial WPU.

Kabar Lainnya : Menengok Protokol Kesehatan ala Resort Wisata Batu di Era New Normal.

Oknum ini berjanji bisa membantu mengurus izin di Pemkot Batu. Tetapi, dia meminta dana kurang dari 200 juta rupiah. Perumahan itu akan mendapat bantuan orang berinisial CBU.

Pengelola Skypark Resort berkenalan dengan temannya yang konon sudah biasa urus izin perumahan di Kota Batu.

Hubungan pun berlanjut hingga pengelola Skypark Resort percaya dengan CBU dan oknum satpol PP Kota Batu itu.

Awal tahun 2021, tiba-tiba pengelola Skypark Resort mendapat panggilan dari Kejaksaan Negeri Kota Batu. Ini terkait perizinan Skypark Resort.

Menurut Wito, Di sinilah awal intellectual dader beraksi.

Dugaannya, oknum itu mengaku dari media dan LSM. Oknum ini bekerja sama dengan oknum lain dari lingkungan formal.

“Berinisial AS. Dia bekerja sama dengan orang kami duga oknum aparat penegak hukum dari Kejaksaan Negeri Kota Batu berinisial ES. Ini terkait pemanggilan pengelola Skypark Resot,” ujarnya.

Setelah pulang menghadiri panggilan dari Kejari Kota Batu, sore harinya pengelola Skypark Resort kedatangan tamu. Yaitu CBU dan dua orang oknum yang mengaku dari LSM, berinisial AS di Kota Batu.

“Mereka menawarkan keamanan dan lolos dari jeratan hukum Kejari Kota Batu dengan menakut-nakuti di depan klien,” terangnya.

“Dengan sombongnya si AS ini langsung mengubungi melalui ponselnya orang di seberang sana yang menurut AS sebagai Kasi Intel Kejari Kota Batu. Selanjutnya klien kami dimintai keterangan terkait Skypark Resort beberapa waktu lalu itu,” jelasnya.

Kabar Lainnya : Lembah Indah Usung Edu Resort.

Dengan bujuk rayu serta serangkaian kata-kata bohong lainnya, CBU dan dua oknum LSM tersebut berlaku menyakinkan.

Yakni, perkara surat panggilan permintaan keterangan dari Kejaksaan Negeri Kota Batu tersebut aman dan tidak berlanjut.

Untuk memperlancar aksinya, oknum-oknum tersebut meminta sejumlah dana kepada pengelola Skypark Resort. Yaitu uang tunai sebesar Rp 350 juta dengan imbalan aman.

“Pertama cair sejumlah Rp 120 juta pada malam hari. Penyerahan di sekitaran cafe Jalan Sultan Agung Kota Batu,” terangnya.

“Kemudian, pencarian kedua terjadi hari berikutnya. Yaitu siang hari dengan nilai Rp 230 juta dan total jumlah seluruhnya lunas 350 juta,” lanjtunya.

“Penyerahan uang terjadi di dua tempat yang berbeda. Masing-masing pemberian tersebut ada lengkap saksinya, “ paparnya.

Setelah aksinya berhasil, beberapa waktu kemudian, CBU meyakinkan untuk segera menambah dana sekitar Rp 100 juta. Klaimnya, ini untuk keperluan proses perizinan dan untuk Satpol PP Kota Batu.

Serta dia masih minta sekitar Rp 11 juta sekian. Dengan klaim untuk membeli sepeda gayung Kasatpol PP Kota Batu dan beberapa kegiatan.

Kabar Lainnya : Wisata Kabupaten Malang Tutup Saat Tahun Baru.

“Dugaan, total biaya Skypark Resort kepada CBU dan dua temannya yang mengaku LSM bernama AS plus satu orang lagin yang sudah terdeteksi, adalah kurang lebih Rp 1 miliar,” jelas Wito.

Pengelola Skypark Resort pun kecewa atas sidak eksekutif dan legislatif beberapa waktu lalu terkait izin.

Karena pengelola merasa sudah mengurus izin melalui CBU dan dua orang oknum LSM di Kota Batu tersebut.

“Untuk itu pengelola memasrahkan kami sebagai kuasa hukumnya. Kami meminta maaf kepada seluruh user atau pembeli perumahan yang tidak nyaman dengan berita dan informasi selama ini,” tandasnya.

“Dan kami yakinkan jika pengelola Skypark Resort murni tertipu. Seraya pihak kuasa hukum segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar permasalahan ini segera selesai,” pungkasnya.(har/fir)

Lanjutkan Membaca
Ucapan Hari Pelanggan Nasional Dari PDAM Tugu Tirta
Iklan Cukai Pemkot Malang

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com