Connect with us

Peristiwa

Update Kecelakaan Batu Bengkung, SAR Kerahkan Kapal Nelayan

Published

on

Update Kecelakaan Batu Bengkung, SAR Kerahkan Kapal Nelayan
SAR saat mengevakuasi jenazah Fikri di hari Kamis (27/5) lalu. Sekarang, SAR masih mencari dua korban di Batu Bengkung. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dua orang masih hilang dalam update hari ini (29/5) soal kecelakaan laut pantai Batu Bengkung, Gedangan Kabupaten Malang.

Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Malang, Amirul Yasin membenarkan. “Untuk update kecelakaan Batu Bengkung hari ini, masih pencarian. Dua korban belum ketemu,” ujar Yasin kepada Kabarmalang.com.

Kabar Lainnya : Satu Dari Tiga Korban Hilang Di Pantai Batu Bengkung Malang.

Sisa korban pantai Batu Bengkung yang belum ketemu 2 orang, yakni Maulana Muhammad Al-Farizi, 20 dan Dimas Riza Nurul Hakim, 21.

Dia mengatakan, petugas SAR masih menyisir sejumlah pantai di sekitar Batu Bengkung. Ini untuk mengawasi kemungkinan korban muncul ke permukaaan.

“Kami penyisiran untuk pencarian, di pantai sekitar Batu Bengkung,” tambahnya.

Kabar Lainnya : Kecelakaan Pantai Batu Bengkung, Ada Warga Kota Batu Ikut Hilang.

Untuk pencarian, petugas SAR bekerja sama dengan para nelayan di pantai Batu Bengkung. Mereka bergerak menyisir sekitar kawasan laut selatan tersebut.

“Kami memakai kapal nelayan untuk pencarian,” ringkasnya. Dia mengharap ada hasil positif bagi penemuan para korban.

Sembari, petugas SAR terus tanpa lelah melakukan pencarian tersebut. Seperti kabar sebelum ini, enam wisatawan tertelan ombak pantai Batu Bengkung Kabupaten Malang.

Keenamnya adalah Maulana Muhammad Al-Farizi, 20, Fikri, 20, Azizah Zahiro Abdul Latif, 21, Linda Pravita Sari, 26, Dimas Riza Nurul Hakim, 21 dan Aprilia Dwijayanti, 24.

Linda dan Azizah ketemu di hari pertama kejadian, Rabu (26/5). Kemudian, Fikri ketemu Kamis (27/5).

Ketiganya sudah terkonfirmasi meninggal setelah penemuan jenazah. Sementara, Maulana dan Dimas Riza masih hilang sampai hari ini.

Keenam korban ini, juga tidak berasal dari satu rombongan yang sama di pantai Batu Bengkung. Ada yang bagian dari Kota Batu, Mojokerto Kota dan mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kabupaten Mojokerto.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler