Connect with us

Pemerintahan

Kodim Kota Malang Komsos Bersama Aparat Pemkot

Published

on

IMG 20210527 WA0002
Dandim Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona dalam komsos bersama aparat pemerintahan Kota Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM –  Demi memelihara dan meningkatkan hubungan pemerintah dan TNI AD,  Kodim 0833/Kota Malang menggelar komsos.

Temanya adalah “Sinergitas Aparat Pemerintah Membangun Imunitas Bangsa Untuk NKRI.”

Kodim bersinergi dengan aparat pemerintah. Guna menyiapkan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya untuk kepentingan pertahanan negara.

Komsos itu terselenggara Kamis (27/5).

Dandim 0833/ Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, membenarkan. Dia menyampaikan pertemuan ini merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan.

“Guna membangun komunikasi dialogis di antara kita. Sehingga mendapat kesamaan pandang dalam memahami setiap permasalahan yang terjadi. Untuk terpelihara keharmonisan dan sinergitas,” ujar Ferdian.

Menurutnya, kebersamaan seperti ini, perlu bertumbuh subur di Kota Malang. Supaya, rasa persatuan dan kesatuan terpupuk.

“Karena, kita perlukan kesatuan guna menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terutama di wilayah Kota Malang,” sambung Ferdian.

Komunikasi sosial sebagai salah satu metode binter, merupakan wahana untuk mewujudkan kebersamaan dan keeratan hubungan.

Dalam komsos ini, Kodim membangun keeratan dengan aparat Pemerintah Kota Malang.

Kemudian, komsos ini juga menyampaikan kebijakan pimpinan yang berkaitan dengan peran, tugas dan fungsi TNI AD.

Sekaligus membantu pemerintah daerah untuk menciptakan pemberdayaan wilayah pertahanan negara aspek darat dalam menghadapi ancaman yang timbul.

Tugas pokok TNI, dalam Undang-Undang RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI pun menegaskan ini.

Bahwa TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan. Ferdian juga menyampaikan beberapa kebijakan dari Pimpinan TNI AD bidang Teritorial tahun 2021.

“Antara lain pertajam dan tingkatkan sistem perencanaan dan pengendalian (Sisrendal) Binter,” tuturnya.

Kemudian, optimalkan program peningkatan kemampuan aparat komando dan non komando kewilayahan.

Setelah itu, tingkatkan ketahanan wilayah serta sinergi komunikasi sosial dengan instansi terkait.

“Terakhir, membina sumber daya nasional melalui program perlawanan wilayah,” tutupnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler