Connect with us

Kabar Batu

RPH Kota Batu Terganjal Jagal Rumahan

Diterbitkan

,

Ilustrasi RPH Kota Batu (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – Fasum Rumah Potong Hewan Jalan Hasanudin Junrejo sepi. Target retribusi Rp 31 juta RPH susah dicapai.

Sampai saat ini, retribusi masih Rp 26 juta. Ini akumulasi sejak Januari hingga Oktober lalu.

“Kami berharap mencapai target. Namun keadaan sepi juga membuat kami pesimis. Sehari laporan yang masuk hanya memotong empat ekor,” jelas Kadispertan Kota Batu Sugeng Pramono, Kamis (19/11).

Momentum menggenjot retribusi di Idul Adha telah lewat. Event yang tersisa hanya tahun baru saja.

Menurut Sugeng pembeli lebih banyak menggunakan jagal rumahan. Karena dipandang lebih cepat mendapatkan penanganan.

Sehingga masyarakat enggan menggunakan RPH. Menurutnya, penanganan jagal rumahan dan RPH sebenarnya sama saja.

Bahkan tarif pemotongan hewan di RPH cenderung lebih murah. Yakni untuk sapi betina per ekor Rp 18,500. Dan Sapi jantan setiap ekor Rp 13,500.

Ini sesuai Perwali Kota Batu Nomor 3 Tahun 2012. Tentang Retribusi Rumah Potong Hewan.

Sugeng mengimbau jagal menyembelihkan sapinya di RPH. “Daging yang diedarkan di masyarakat harus lewat pemotongan RPH,” katanya.

Ini sejalan dengan UU Nomor 41 Tahun 2014. Yakni, tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan,

Menurut Sugeng, pemotongan hewan seharusnya dari jagal terverifikasi Dispertan. Saat ini, jagal RPH sejumlah 4 orang.(arl/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih